BEKASIMEDIA.COM Mahasiswa Fikom Ubhara Jaya dan BPBD Gelar Sosialisasi Mitigasi Banjir di Desa Kedung Pengawas

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Akademia · 24 Jun 2025 13:52 WIB ·

Mahasiswa Fikom Ubhara Jaya dan BPBD Gelar Sosialisasi Mitigasi Banjir di Desa Kedung Pengawas


 Mahasiswa Fikom Ubhara Jaya dan BPBD Gelar Sosialisasi Mitigasi Banjir di Desa Kedung Pengawas Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi bencana banjir, Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Fikom Ubhara Jaya) dari Program Proyek Membangun Desa (PMD) Kelompok 12 menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertema Sigap Bencana Banjir, Jumat, 13 Juni 2025, di wilayah RW 07 Desa Kedung Pengawas, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi dengan Abdullah Hamidi sebagai narasumber utama. Sosialisasi ini menyasar empat rukun tetangga, yakni RT 01, RT 19, RT 20, dan RT 21.

Materi yang diberikan mengacu pada tiga pendekatan utama dalam penanggulangan bencana: preventif, responsif, dan rehabilitatif. Warga tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan dialog mengenai langkah-langkah konkret yang bisa diterapkan di lingkungan masing-masing.

Ketua PMD Kelompok 12, Arrasyifah Leby menyatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap wilayah yang rawan banjir. Ia mengungkapkan bahwa banjir merupakan ancaman nyata di Jabodetabek, termasuk di Desa Kedung Pengawas yang beberapa bulan lalu sempat terdampak banjir.

“Dengan diadakannya sosialisasi ini, kami berharap warga memiliki kesadaran dan pengetahuan yang cukup untuk menghadapi bencana. Tidak lagi panik, tidak menunggu bantuan datang, tapi mampu melindungi diri dan lingkungan secara mandiri,” ujarnya Arrasyifah Leby dalam keterangannya.

Warga RW 07 menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka menilai pengetahuan kebencanaan seharusnya dimiliki semua kalangan, bukan hanya relawan atau petugas. Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi konkret antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa yang tangguh bencana.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Serangan Israel Picu Amarah, KAMMI Bekasi Serukan Perlawanan Moral

5 April 2026 - 00:05 WIB

Ubhara Jaya Kukuhkan Dua Guru Besar, Perkuat Kiprah Akademik Berdaya Saing Global

12 Februari 2026 - 14:58 WIB

Perekonomian dan Aktivitas Pendidikan Lumpuh, Pemkot Bekasi Didesak Serius Benahi Infrastruktur

23 Januari 2026 - 13:15 WIB

Mahasiswa Pariwisata LSPR Kembangkan Branding dan Hospitality di Desa Wisata Ciderum

28 November 2025 - 14:16 WIB

Mahasiswa Universitas Bhayangkara Angkat Dampak Influencer terhadap Moral Generasi Alpha Betawi

25 September 2025 - 21:29 WIB

Inovasi Promosi Digital LSPR Institute Tingkatkan Potensi Wisata Desa Bojong Koneng

22 September 2025 - 05:44 WIB

Trending di Akademia