BEKASIMEDIA.COM Bapemperda DPRD Kota Bekasi Targetkan 3 Raperda Disahkan Jadi Perda pada Paripurna 12 Juni

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Advertorial · 4 Jun 2025 18:48 WIB ·

Bapemperda DPRD Kota Bekasi Targetkan 3 Raperda Disahkan Jadi Perda pada Paripurna 12 Juni


 Bapemperda DPRD Kota Bekasi Targetkan 3 Raperda Disahkan Jadi Perda pada Paripurna 12 Juni Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bekasi menargetkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dapat disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni 2025.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi, Dariyanto, S.Kom, mengatakan bahwa dari total 10 usulan Raperda yang telah masuk hingga saat ini, satu di antaranya telah selesai dibahas dan resmi menjadi Perda, yakni terkait Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Satu sudah rampung dibahas dan menjadi Perda,” ujar politisi Partai Golkar tersebut saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur Rabu (4/6/2025).

Dariyanto menjelaskan bahwa dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD, pihaknya telah mengusulkan pembahasan tiga Raperda yang dianggap prioritas untuk dibahas dalam paripurna mendatang.

“Dari 10 usulan Raperda, satu sudah selesai. Jadi tinggal sembilan lagi. Kami mengusulkan tiga Raperda untuk dibahas pada paripurna 12 Juni,” jelasnya.

Adapun tiga Raperda tersebut akan dibahas melalui pembentukan tiga panitia khusus (pansus), yakni:

* Pansus Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
* Pansus Raperda Pengelolaan Sampah
* Pansus Raperda Parkir di Tepi Jalan

Menurut Dariyanto, pembentukan pansus akan dilakukan langsung dalam rapat paripurna. Ia juga menyampaikan bahwa jumlah usulan Raperda kemungkinan masih akan bertambah, sesuai kebutuhan dan dinamika pembangunan Kota Bekasi.

“Usulan ini masih terus kami kaji. Bisa saja bertambah jika melihat kebutuhan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keberadaan Perda sebagai landasan hukum yang dibutuhkan daerah, terutama dalam mengakses Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat.

“Kalau tidak ada Perda, maka usulan ke pusat seperti DAK tidak akan bisa direalisasikan. Maka ini menjadi hal yang sangat penting,” pungkasnya.

Reportase: Denis
(ADV/Humas Setwan DPRD Kota Bekasi)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

RSUD CAM Kota Bekasi Gelar Simulasi Akreditasi Mandiri, Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

30 September 2026 - 16:46 WIB

Interupsi Warnai Paripurna KUA-PPAS, Yenny Sebut Dewan Bingung Jelaskan ke Konstituen

10 September 2026 - 17:23 WIB

Keras! Agus Rohadi Persoalkan Pokir DPRD: Kalau Tak Diakomodasi, Jangan Ada Reses

10 September 2026 - 16:28 WIB

Anggaran Kota Bekasi Rp7,5 Triliun Disepakati, DPRD Soroti Efisiensi dan Pengawasan

10 September 2026 - 15:05 WIB

DPRD Kota Bekasi Gelar Sosialisasi Raperda, Perkuat Partisipasi Publik dalam Pembentukan Perda

5 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Abdul Aziz Adwani Kenang Perjuangan PKS Menghadirkan Sekolah Gratis

17 Mei 2026 - 05:12 WIB

Trending di Legislatif