BEKASIMEDIA.COM – Harga cabai rawit merah di Kota Bekasi melonjak tajam hingga mencapai Rp 120.000 per kilogram pada Selasa (21/11/2023). Ini adalah harga tertinggi yang pernah tercatat di Kota Bekasi sepanjang tahun ini.
Salah satu pasar yang mengalami kenaikan harga cabai rawit merah paling tinggi adalah Pasar Baru, Bekasi Timur. Harga cabai rawit merah di pasar tersebut naik Rp 20.000 dari hari sebelumnya yang masih Rp 100.000 per kilogram. Pedagang di pasar tersebut mengatakan bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak mendukung, seperti hujan lebat dan banjir, yang mengganggu pasokan cabai dari daerah penghasil.
“Stok cabai rawit merah di pasar sangat terbatas. Permintaan dari konsumen masih tinggi, tapi pasokan dari petani sangat sedikit. Makanya harga naik terus,” kata Siti, salah satu pedagang cabai rawit merah di Pasar Baru, seperti dikutip dari [Liputan6.com].
Siti menambahkan bahwa dia hanya mendapatkan pasokan cabai rawit merah sekitar 10 kilogram per hari dari petani. Padahal, biasanya dia bisa mendapatkan pasokan hingga 50 kilogram per hari. Dia berharap cuaca bisa membaik dan pasokan cabai rawit merah bisa lancar kembali.
“Kalau cuaca bagus, pasokan cabai rawit merah bisa banyak. Harga juga bisa turun. Sekarang ini, cabai rawit merah jadi barang mewah. Banyak konsumen yang mengeluh karena harga terlalu mahal,” ujar Siti.
Harga cabai rawit merah di Kota Bekasi memang mengalami fluktuasi sepanjang tahun ini. Pada Maret 2022, harga cabai rawit merah di Kota Bekasi sempat turun menjadi Rp 57.000 per kilogram, setelah sebelumnya mencapai Rp 80.000 per kilogram pada Januari 2022. Namun, pada Oktober 2023, harga cabai rawit merah kembali naik menjadi Rp 67.500 per kilogram, seiring dengan meningkatnya permintaan menjelang musim hujan.
Harga cabai rawit merah di Kota Bekasi juga lebih tinggi dibandingkan dengan harga cabai rawit merah di kota-kota lain di Jabodetabek.











