BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 21 Nov 2023 18:18 WIB ·

Pemkot Bekasi Didesak Tanggapi Bonus Atlet yang Tak Sesuai Janji


 Pemkot Bekasi Didesak Tanggapi Bonus Atlet yang Tak Sesuai Janji Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Janji bonus besar dari Pemerintah Kota Bekasi kepada para atlet Kota Bekasi kembali ditagih. Atlet difabel misalnya yang meraih prestasi gemilang pada ajang Peparda (Pekan Paralimpik Daerah) 2022 ternyata tak sesuai kenyataan. Meskipun sejumlah atlet berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu untuk Kota Bekasi, bonus yang dijanjikan tampaknya kurang mencerminkan penghargaan yang seharusnya diberikan kepada para pahlawan olahraga ini.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi berjanji memberikan bonus sebesar Rp200 juta dan umroh bagi atlet difabel yang meraih medali emas, sebuah imbalan yang seharusnya menjadi bentuk pengakuan atas jerih payah para atlet dalam mengharumkan nama Kota Bekasi. Namun, kenyataannya, bonus yang diterima jauh di bawah ekspektasi.

Penerima medali emas, yang seharusnya mendapatkan bonus Rp200 juta dan umroh, malah hanya menerima Rp30 juta tanpa umroh. Begitu pula dengan peraih medali perak yang hanya mendapat bonus Rp25 juta, dan peraih medali perunggu yang mendapat Rp20 juta. Ketidaksesuaian antara janji besar dan kenyataan yang diterima oleh atlet difabel tersebut menjadi sorotan dan menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat.

Kondisi ini menggambarkan adanya kesenjangan antara harapan para atlet difabel dan realitas pembinaan olahraga bagi mereka di Kota Bekasi. Meskipun meraih prestasi gemilang dan membanggakan di ajang Peparda 2022 dengan total 42 medali, atlet difabel Kota Bekasi terpaksa harus menerima kenyataan pahit terkait bonus yang tidak sesuai dengan janji awal.
Selain atlet difabel, desakan juga muncul dari berbagai atlet lain.

Masyarakat dan pihak-pihak terkait mulai mengkritisi kurangnya perhatian dan dukungan yang adekuat dari Pemerintah Kota Bekasi terhadap olahraga difabel. Bonus yang tidak sesuai janji dianggap sebagai bentuk pengabaian terhadap upaya keras para atlet yang harus mengatasi berbagai keterbatasan untuk meraih prestasi.

Pemerintah Kota Bekasi diharapkan untuk segera merespons dan menjelaskan penyebab ketidaksesuaian bonus, serta memberikan penjelasan terkait langkah-langkah konkrit yang akan diambil untuk memperbaiki situasi ini. Dalam konteks lebih luas, hal ini juga menjadi panggilan untuk memperkuat dukungan dan pembinaan terhadap olahraga bagi penyandang disabilitas di Kota Bekasi agar mereka dapat berkembang secara optimal dan memberikan inspirasi positif bagi masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru