BEKASIMEDIA.COM – Melahirkan sering disebut sebagai ujung dari penantian panjang selama masa kehamilan. Proses yang panjang menjadikan ibu yang melahirkan kerap disebut sedang “bertaruh nyawa”. Namun proses itu tidak hanya tentang seorang ibu dan buah hatinya saja, disampingnya pun hadir sesosok ayah yang senantiasa mendoakan dan berharap ibu dan sang anak bisa selamat dan sehat dalam proses persalinan. Hal itulah yang terpancar dari raut wajah Komarudin (35) seorang wiraswasta, yang menggantungkan hidup dari warung kecil miliknya di rumah. Terlihat wajahnya sangat bahagia saat istri dan sang buah hati sudah diperbolehkan pulang oleh rumah sakit.
Komarudin merupakan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang terdaftar dikelas 3 sejak lama. Selama menjadi peserta JKN, Komarudin dan keluarga sudah cukup sering memanfaatkan layanan dari Program JKN untuk berobat. Pada saat berbincang mengenai pengalamannya menggunakan JKN saat mengakses fasilitas kesehatan, Komarudin mengatakan dirinya beserta keluarga sangat bersyukur telah terdaftar ke dalam Program JKN dikarenakan selalu diberikan kemudahan dan kelancaran saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan.
“Alhamdulillah selama berobat saya tidak pernah merasa kesulitan atau mendapatkan hambatan. Pengurusan administrasi pada saat memanfaatkan Program JKN di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat saya terdaftar sangat mudah dan cepat prosesnya. Saya sudah berkali-kali menggunakan dan semuanya berjalan lancar. Sampai kemarin saat proses kelahiran anak saya pun yang harus dirawat cukup lama dikarenakan anak saya butuh penanganan khusus, semuanya dijamin tanpa mengeluarkan biaya sama sekali. Saya dan keluarga sangat bersyukur sekali, beruntung adanya program ini benar-benar sangat membantu saya dan keluarga,” tutur Komarudin.
Dirinya mengatakan bahwa sekarang dengan adanya Program JKN tidak perlu khawatir lagi menyangkut biaya kesehatan. Dia sangat menganjurkan bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN untuk segera mendaftar. Dengan terdaftar sebagai peserta JKN maka akan memberikan manfaat bagi pesertanya.
“Menggunakan jaminan JKN ini pun tidak ada pembatasan hari rawat inap. Kemarin dokter menyampaikan bahwa anak saya harus menjalani perawatan dengan intensif dan semuanya bisa dijamin dengan Program JKN. Isu yang beredar mengenai rawat inap hanya sebatas tiga hari saja itu tidak benar, karena selama sesuai indikasi medis maka akan dijamin. Awalnya saya juga khawatir mengenai biaya rawat inap yang kemungkinan akan lama, namun setelah mendapatkan penjelasan dari rumah sakit, saya menjadi tenang sehingga bisa fokus untuk hal lainnya. Coba bayangkan saja apabila dibatasi penjaminannya, saya harus membayar darimana, sehari-hari berjualan aja dirumah,” ujarnya.
Selain itu, Komarudin juga menyampaikan mengenai pelayanan yang ada di rumah sakit dari dokter sampai tenaga kesehatan. Bahkan, untuk peserta yang menggunakan jaminan Program JKN tidak dibeda-bedakan dengan pasien lainnya. Dirinya juga menyampaikan bahwa saat ini cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Digital dari Aplikasi Mobile JKN sudah dapat dilayani di fasilitas kesehatan.
“Dokternya semua ramah bahkan sampai keluhan apa saja yang saya rasakan ditanyakan, pelayanan kepada pasien sangat diutamakan. Ini merupakan bukti nyata bahwa peserta JKN tidak dibeda-bedakan, semua pasien tetap dilayani tanpa dibedakan. Alhamdulillah administrasinya mudah bahkan pakai KTP saja juga sudah bisa dan langsung ditangani oleh dokternya bahkan tidak perlu fotokopi apapun juga. Dan hari ini pun juga kontrol ke rumah sakit cukup menggunakan KTP dan rumah sakit tetap melayani keluhan saya,” jabar Komar.
Komar menyampaikan harapannya, agar Program JKN ini tidak ada yang dihapus dan terus dilanjutkan bahkan dikembangkan sampai kapanpun, karena program tersebut sangat membantu dirinya saat mengakses layanan kesehatan. (BS/pm)











