BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 17 Nov 2023 13:36 WIB ·

Kenanga : Saya Tenang Sudah Menjadi Peserta JKN


 Kenanga : Saya Tenang Sudah Menjadi Peserta JKN Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dibentuk oleh pemerintah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di sektor kesehatan. Selain meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, negara juga menginginkan masyarakatnya memiliki jaminan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Kesehatan merupakan hal pokok atau penting yang harus diperhatikan, sehingga dengan Program JKN masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir memikirkan lagi mengenai biaya mahal saat berobat di fasilitas kesehatan nantinya.

Salah satu peserta Program JKN, Kenanga mengaku merasa aman dan tenang karena telah menjadi peserta dalam Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan. Dirinya mengatakan bahwa program ini sangat penting sekali, suatu jaminan kesehatan yang dikelola pemerintah dan memberikan manfaat kesehatan mendasar bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kenanga merupakan salah satu mahasiswa yang telah terdaftar ke Program JKN pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Daerah.

“Sangat penting sekali untuk kita ikut jadi peserta JKN ini, kalau sewaktu-waktu kita sakit ada jaminannya. Suatu hal yang mendasar di hidup seseorang ialah hidup sehat, dengan sehat kita bisa beraktivitas apapun. Namun apabila sakit kemudian tidak memiliki uang, darimana kita bisa berobat untuk menyembuhkan sakit tersebut. Oleh karena itu fungsi dari suatu jaminan ialah disaat kita sakit, sudah tidak perlu memikirkan biayanya, karena sudah ada yang menanggung,” ujar Kenanga saat ditemui Tim Jamkesnews pada Selasa (08/08).

Lebih lanjut, Kenanga menceritakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi prinsip gotong royong yang ada di dalam Program JKN. Gotong royong merupakan sesuatu hal yang sangat mendasar di masyarakat Indonesia sejak lama.

Tanpa disadari bahwa negara ini berdiri karena sikap gotong royong yang sangat kuat di setiap lapisan masyarakat. Selain sifatnya saling gotong royong, juga sebagai antisipasi biaya berobat kedepannya. Karena tanpa sadar iuran yang sudah dibayarkan bisa digunakan untuk masyarakat lain yang sedang membutuhkan pengobatan.

“Program ini memiliki konsep gotong rotong, contohnya begini kita bayar iuran kemudian belum sakit, tapi disaat itu ada seorang kepala keluarga yang membutuhkan pengobatan besar, kalo berdasarkan dari iuran yang sudah dia bayarkan sendiri saja belum cukup untuk menangani sakit tersebut. Tapi ada iuran saya dan masyarakat lain yang belum menggunakan iurannya untuk berobat, sehingga pengobatan dia bisa dijamin, bisa sembuh, bisa menafkahi keluarganya lagi, Insya Allah itu pahala buat kita,” lanjutnya.

Kenanga juga menjelaskan awal mula dirinya mengetahui bahwa dirinya sudah didaftarkan oleh Pemerintah Daerah ke Program JKN saat akan berobat ke fasilitas kesehatan dengan biaya sendiri. Namun setelah dicek melalui nomor KTP ternyata dirinya sudah terdaftar kedalam Program JKN yang ditanggung oleh Pemerintah Daerah.

Dirinya sangat bersyukur telah memiliki jaminan kesehatan sehingga seluruh pengobatannya dapat ditangani dan tidak ada biaya sama sekali. Kenanga juga menceritakan saat ini dirinya sangat mengandalkan Program JKN untuk pengobatan dirinya beserta keluarganya.

“Awal saya memiliki jaminan ini juga karena ketidaktahuan saya, jadi awalnya saya ke puskesmas untuk periksa gigi, kemudian petugasnya menanyakan menggunakan jaminan kesehatan apa, saya katakan dengan biaya sendiri. Setelah dicek nomor KTP saya ternyata saya dan keluarga sudah terdaftar ke Program JKN yang ditanggung oleh Pemerintah Daerah iurannya. Setelah mengetahui hal itu, saya dilayani di puskesmas dengan baik dan tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Sampai saat ini saya mengandalkan Program JKN apabila akan ke puskesmas atau rumah sakit,” jelasnya. (BS/pm)

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru