BEKASIMEDIA.COM – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Ali Syafa, mengadakan pengumuman penting mengenai Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota. Pengumuman ini didasarkan pada ketentuan Pasal 85 Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2023.
Dalam pengumuman tersebut, terdapat perincian calon DPRD berdasarkan partai politik. Yang paling mencolok adalah dominasi Partai Indonesia Raya (Perindo) dalam hal persentase perempuan. Dari total 49 calon yang diusung, Perindo menghadirkan 20 perempuan, atau sekitar 41% dari keseluruhan calon. Ini menjadikan Perindo sebagai partai dengan persentase perempuan terbanyak dalam DCT Kota Bekasi.
Sementara Perindo menduduki peringkat pertama dalam hal keterwakilan perempuan, partai lain juga menunjukkan komitmen serupa. Partai Kebangkitan Nusantara menempati peringkat kedua dengan 17 perempuan dari total 41 calon (41% perempuan) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menempati peringkat kedua dengan 18 perempuan dari total 50 calon (36% perempuan).
Partai Gelora Indonesia, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga memiliki persentase perempuan yang signifikan dalam DCT Kota Bekasi, masing-masing sekitar 34% perempuan. Ini menunjukkan upaya serius partai-partai politik untuk meningkatkan keterwakilan perempuan dalam politik. Dengan peningkatan keterwakilan perempuan, diharapkan akan ada lebih banyak suara perempuan yang terdengar dalam proses pengambilan keputusan politik di Kota Bekasi.
Berikut adalah urutan partai berdasarkan persentase perempuan terbanyak dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi:
1. Partai Indonesia Raya (Perindo): 20 perempuan dari total 49 calon (41% perempuan).
2. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN): 17 perempuan dari total 41 calon (41% perempuan)
3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS): 18 perempuan dari total 50 calon (36% perempuan).
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P): 17 perempuan dari total 50 calon (34% perempuan).
5. Partai Gelora Indonesia: 17 perempuan dari total 47 calon (36% perempuan).
6. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura): 17 perempuan dari total 50 calon (34% perempuan).
7. Partai Persatuan Pembangunan (PPP): 17 perempuan dari total 48 calon (35% perempuan).
8. Partai Nasional Demokrat (Nasdem): 16 perempuan dari total 50 calon (32% perempuan).
9. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra): 16 perempuan dari total 50 calon (32% perempuan).
10. Partai Solidaritas Indonesia (PSI): 17 perempuan dari total 49 calon (35% perempuan).
11. Partai Ummat: 15 perempuan dari total 49 calon (31% perempuan).
12. Partai Golongan Karya (Golkar): 17 perempuan dari total 50 calon (34% perempuan).
13. Partai Amanat Nasional (PAN): 17 perempuan dari total 50 calon (34% perempuan).
14. Partai Demokrat: 17 perempuan dari total 50 calon (34% perempuan).
15. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB): 15 perempuan dari total 50 calon (30% perempuan).
16 Partai Bulan Bintang (PBB): 14 perempuan dari total 40 calon (35% perempuan).
17. Partai Buruh: 15 perempuan dari total 49 calon (31% perempuan).











