BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 21 Okt 2023 00:01 WIB ·

Berbicara Soal Kesehatan Kota Bekasi, Perlukah Berobat Modal KTP?


 Berbicara Soal Kesehatan Kota Bekasi, Perlukah Berobat Modal KTP? Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan anggota DPRD Kota Bekasi, Bambang Purwanto, muncul pertanyaan yang melibatkan kesehatan masyarakat Bekasi. Isu tersebut adalah apakah perlu diperlakukan lagi program kartu sehat berbasis NIK di Kota Bekasi.

Dalam wawancara tersebut, anggota DPRD dari Komisi IV itu menjelaskan bahwa dahulu Kota Bekasi pernah memiliki program di mana semua warga kota Bekasi dapat berobat dengan hanya menunjukkan KTP mereka.

“Program ini dijalankan oleh pemerintahan sebelumnya dan merupakan janji politik. Namun, program tersebut tidak sesuai dengan undang-undang kesehatan yang berlaku. Program kesehatan di Kota Bekasi sekarang harus mengikuti peraturan yang lebih tinggi, seperti undang-undang kesehatan,”katanya pada Bekasimedia.com.

Menurutnya hingga saat ini, hampir 98% penduduk Kota Bekasi telah tercakup dalam sistem asuransi kesehatan, termasuk asuransi pribadi, asuransi perusahaan, dan BPJS yang disubsidi oleh pemerintah pusat.

Bambang Purwanto menjelaskan bahwa walaupun sistem ini mencakup mayoritas penduduk, ada sebagian kecil yang belum memiliki jaminan kesehatan. Namun, pemerintah Kota Bekasi telah mengambil tindakan untuk memastikan bahwa bahkan bagi warga yang belum tercakup dalam program asuransi, mereka tetap dapat mendapatkan perawatan kesehatan yang diperlukan.

“Dengan membawa KTP mereka, warga dapat mengakses layanan kesehatan melalui puskesmas dan jika perlu, dirujuk ke rumah sakit. Ini menunjukkan komitmen pemerintah Kota Bekasi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada seluruh warga, memastikan bahwa kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas,”kata pria anggota Fraksi PKS Kota Bekasi.

“Meskipun program kartu sehat berbasis NIK telah ditinggalkan, penduduk Kota Bekasi dapat yakin bahwa sistem kesehatan yang lebih luas telah mencakup hampir semua warga dan tetap memberikan jaminan kesehatan yang solid bagi mereka yang membutuhkannya,”pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 142 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru