BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 2 Des 2022 20:10 WIB ·

Anak Muda Wajib Pahami Konsep Gotong Royong Program JKN-KIS


 Anak Muda Wajib Pahami Konsep Gotong Royong Program JKN-KIS Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Narasumber: Sidik, 28 tahun, Pekerja

Bekasi, Jamkesnews Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dicanangkan oleh pemerintah memang diwajibkan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Dengan konsep gotong royong yang diusung diharapkan masyarakat kembali memahami nilai luhur bangsa Indonesia. Hal ini yang seharusnya dipahami oleh anak muda milenial yang sudah mulai pudar pengetahuan mengenai gotong royong membangun bangsa.

Pada Senin (05/04) Tim Jamkesnews berkesempatan berbincang dengan salah satu anak muda milenial di Kota Bekasi. Sidik Tri Atmojo, seorang pekerja yang telah terdaftar sebagai Peserta Program JKN-KIS dari tempat perusahaannya bekerja saat ini.

“Untuk terdaftarnya sendiri sudah cukup lama, sebelumnya peserta mandiri kemudian saat sudah bekerja alhamdulillah ditanggung perusahaan. Saya rasa sangat penting seseorang saat ini memiliki jaminan kesehatan karena diera seperti ini banyak penyakit yang sangat dengan mudah menyerang kita,” jelasnya.

Sidik menceritakan banyak kerabatnya yang sudah merasakan manfaatnya terdaftar Program JKN-KIS, walaupun dirinya sendiri belum pernah menggunakan miliknya. Namun demikian Sidik beranggapan iuran yang dibayarkan olehnya manfaatnya dirasakan oleh orang lain yang secara tidak langsung juga berdampak kepada dirinya.

“Kerabat atau keluarga sudah ada yang menggunakan, kalau saya belum pernah. Iuran yang saya bayarkan bisa bermanfaat buat orang lain, tidak usah jauh-jauh lah, ke keluarga sendiri aja saat berobat kan gratis jadi salah satu yang menanggungnya ya iuran saya. Kalau banyak yang menunggak iuran kan pelayanan kesehatan juga pasti terhambat, oleh karena itu iuran saya sebenarnya bermanfaat buat saya secara tidak langsung walaupun saya tidak menggunakan,” jelasnya.

Konsep gotong royong yang diusung oleh BPJS Kesehatan dimana peserta yang sehat membantu peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan sangat diapresiasi oleh Sidik. Menurutnya saat ini banyak anak muda yang menolak konsep gotong royong dan mementingkan dirinya sendiri saja tanpa memikirkan orang lain.

“Program JKN-KIS ini sangat baik mengusung konsep gotong royong yang sudah mulai dilupakan oleh masyarakat kita, seperti yang kita ketahui saat ini anak muda sudah asik dengan dunianya sendiri dan melupakan orang lain, oleh karena itu nilai gotong royong di generasi sekarang sangat rendah, apalagi diperkotaan. Gotong royong ini perlu sebagai pengingat kita mengenai nilai luhur Bangsa Indonesia,” tutupnya. (DA/pm)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru