Narasumber : Yudi
BEKASIMEDIA.COM, Jamkesnews – Memiliki mobilitas yang tinggi terhadap pekerjaan membuat Yudi (21) menganggap memiliki jaminan kesehatan sangat penting. Hal tersebut ia ungkapkan lantaran untuk melindungi dirinya dan keluarga untuk mendapatkan jaminan kesehatan apabila jatuh sakit di kemudian hari.
Di umur yang masih muda ini, Yudi yang bekerja sebagai pemilik agen telur telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah Kelas 3 sejak tahun 2017 silam. Menurutnya untuk masyarakat yang bekerja sendiri tanpa gaji bulanan seperti dirinya, maka sangat penting memiliki jaminan kesehatan yang terjangkau untuk keluarganya.
“Alhamdulillah ada jaminan kesehatan yang terjangkau untuk sekelas pedagang seperti saya, sebelum ada BPJS Kesehatan kan iuran jaminan kesehatan sangat mahal sekali, alhamdulillah sekarang cukup terjangkau dan bisa mengobati sampai sembuh tanpa dikenai biaya lagi. Menurut saya sangat penting sekali untuk seperti saya yang tidak memiliki gaji dan tunjangan kesehatan seperti orang kantoran yang semuanya terjamin,” jelas Yudi, Kamis (28/01).
Sejak hadirnya Program JKN-KIS pada tahun 2014, Yudi menganggap bahwa Program JKN-KIS sudah sangat banyak dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Namun menurutnya, banyak juga masyarakat Indonesia yang rutin membayar tanpa belum pernah merasakan manfaatnya namun sadar akan pentingnya jaminan kesehatan.
“Sakit merupakan hal yang tidak terduga atau tidak diketahui oleh kami tetapi sebisa mungkin pasti tidak mau sakit, namun apabila memang takdirnya sakit ya untungnya kami sudah memiliki jaminan kesehatan sehingga tidak khawatir akan biayanya. Saya paham betul iuran yang saya bayarkan digunakan untuk pengobatan orang lain yang sedang mendapat pelayanan di rumah sakit, oleh karena itu saya sangat mengutamakan pembayaran iuran JKN-KIS setiap bulannya agar kartu saya tetap aktif dan iuran saya bisa membantu masyarakat lain,” jelasnya.
Yudi menceritakan bahwa masih ada beberapa kerabatnya yang belum terdaftar kedalam Program JKN-KIS. Namun dirinya selalu mengingatkan pentingnya jaminan kesehatan apalagi di era pandemi seperti ini yang menurutnya sudah ekonomi susah ditambah banyak orang yang sakit di sekitar kita.
“Masih ada beberapa teman atau keluarga yang belum punya atau sudah punya namun tidak aktif karena menunggak, padahal di pandemi seperti ini sangat penting sekali namanya jaminan kesehatan, udah ekonomi lesu ditambah penyakit banyak disekitar kita. Kemudian kalau udah sakit siapa yang mau bayar, uang ga punya jaminan ga punya,” tutupnya. (DA/pm)











