BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 15 Nov 2022 21:15 WIB ·

Rasa Khawatir Akan Biaya Pengobatan Hilang Setelah Terdaftar Program JKN-KIS


 Rasa Khawatir Akan Biaya Pengobatan Hilang Setelah Terdaftar Program JKN-KIS Perbesar

BEKASIMEDIA.COM -Bekasi, Jamkesnews, – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memasuki tahun kedelapan pelaksanaannya kini sudah mencakup lebih dari 222 juta jiwa masyarakat Indonesia. Berbagai kekurangan program ini dari awal diluncurkan terus diperbaiki sehingga masyarakat Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai kebutuhan dan dilayani dengan baik.

Rindawati (40) warga Bekasi yang diwawancarai oleh Tim Jamkesnews pada (06/10) mengatakan bahwa dirinya sudah terdaftar di Program JKN-KIS dalam segmen Peserta Bukan Penerima Upah atau lebih dikenal dengan peserta mandiri. Dirinya terdaftar di kelas 3 yang saat ini iurannya sebesar Rp 35.000 per bulan per jiwa. Berbincang lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa saat ini Program JKN-KIS menjadi andalannya dalam pengobatan kesehatannya.

“Saya terdaftar sudah cukup lama dan terdaftar dikelas 3. Saat ini Program JKN-KIS menjadi andalan kami sekeluarga dalam menjalani pengobatan apabila sakit. Menurut saya dengan iuran segitu diusahakan harus ada karena namanya sakit kita tidak pernah tahu, apalagi biaya pengobatan saat ini lumayan mahal dan tentunya apabila berobat tidak punya jaminan akan khawatir uang yang dibawa tidak cukup, sekarang tidak perlu khawatir lagi sejak adanya Program JKN-KIS,” jelasnya.

Dalam sehari-hari, Rindawati berjualan kecil-kecilan, dari penghasilan itulah dirinya mengumpulkan sedikit demi sedikit untuk membayar iuran Program JKN-KIS. Dirinya paham bahwa pendaftaran ini untuk antisipasi apabila sakit dan juga ikut bergotong rotong menyehatkan masyarakat Indonesia melalui Program JKN-KIS. Dirinya juga merasakan perbedaan dalam hal biaya saat sebelum terdaftar Program JKN-KIS dan kini sudah terdaftar dan memanfaatkan program tersebut.

“Kalau saya sangat perlu jaminan ini karena saya punya riwayat penyakit dan apabila kambuh pasti membutuhkan pengobatan dan biayanya juga tidak sedikit. Makanya kebantu banget adanya program ini, dengan iuran segitu kita bisa mendapatkan pengobatan bahkan sampai dirumah sakit dan pengobatan mahal lainnya, yang penting pahami dan ikuti prosedurnya karena itu bisa mempengaruhi kita dijamin atau tidak,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengajak masyarakat Indonesia untuk mendaftar bagi yang belum, dan mengingatkan untuk rajin bayar iuran bagi yang sudah terdaftar. Karena menurutnya apabila kita sehat dan tidak menggunakan maka kita akan beramal dengan orang lain dengan membiayai pengobatan orang lain. Dirinya juga mengatakan disaat ini biaya pengobatan sangat tinggi sehingga dengan adanya jaminan maka akan tenang.

“Bagi yang belum punya segeralah daftar dan rajin bayar iuran, bagi yang sudah rajinlah bayar iuran jangan sampai menunggak karena akan berat. Saya sendiri merasakan perbedaan dulu saat sakit sudah khawatir dengan sakitnya juga ditambah khawatir dengan biayanya. Lagipula apabila kita sehat berarti kan alhamdulillah, kita bisa beramal dengan iuran kita membiayai orang lain yang membutuhkan, pun sebaliknya saat kita sakit kita dibiayai oleh orang lain,” tutupnya. (VM/pm)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru