BEKASIMEDIA.COM, Jamkesnews – Memasuki tahun ke 9 Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan, sudah lebih dari 80% masyarakat Indonesia sudah terdaftar ke dalam program ini. Iuran yang terjangkau membuat masyarakat Indonesia diharapkan bisa memiliki jaminan kesehatan. Tak dipungkiri masih banyak masyarakat yang tidak mampu untuk membayar iuran, oleh karena itu dalam program ini juga ada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), baik melalui dana APBN atau APBD.
Salah satu peserta Program JKN Hana mengaku tenang telah menjadi peserta. Menurutnya program ini dibentuk pemerintah bentuk kepedulian kepada masyarakat di sektor kesehatan. Selain meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, negara juga menginginkan masyarakatnya memiliki jaminan kesehatan. Kesehatan merupakan hal pokok atau penting yang harus diperhatikan, sehingga dengan Program JKN, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir memikirkan lagi mengenai biaya mahal saat berobat di fasilitas kesehatan nantinya.
“Program JKN ini memiliki berjuta manfaat bagi masyarakat Indonesia yaitu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Selain untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, perbaikan di fasilitas kesehatan juga ikut meningkat dikarenakan saat ini masyarakat dengan mudah dapat mengakses fasilitas kesehatan. Asalkan kita mengikuti sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, kita pasti dapat dilayani dengan baik, nyaman dan tidak akan ada biaya sedikitpun yang harus dikeluarkan,” Ujar Hana.
Hana juga menyampaikan kepada semua yang belum mendaftar menjadi peserta Program JKN agar segera mendaftar agar saat mengakses fasilitas kesehatan tidak dikenakan biaya, serta juga selalu menjaga kesehatan seperti keluar memakai masker, mencuci tangan, dan makan makanan yang sehat sebagai bentuk upaya mencegah tertular penyakit yang kapan saja bisa menyerang.
“Sejak saya dan keluarga terdaftar sebagai peserta, saya merasa aman karena telah memiliki perlindungan kesehatan apabila terjadi sesuatu dengan keluarga saya nantinya. Apalagi di zaman pandemi seperti ini banyak penyakit baru dan mudah menyerang, oleh karena protokol kesehatan harus tetap diutamakan, selain hidup sehat dengan makan makanan bergizi dan juga olahraga agar tubuh tidak mudah terserang penyakit,” ungkapnya.
Menurutnya masyarakat Indonesia di zaman pandemi ini mulai terbiasa menerapkan hidup sehat. Peduli akan kesehatan diri sendiri dan orang lain menjadi kebiasaan baru. Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa memang sakit merupakan pemberian yang kuasa namun sebisa mungkin kita tetap sehat, karena menurutnya mencegah lebih baik daripada mengobati. Akhir pembicaraan, Hana mengatakan sudah sepatutnya masyarakat mendukung Program JKN ini agar terus berlangsung dan berkelanjutan demi Indonesia yang lebih sehat lagi kedepannya. (VM/pm)











