BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 29 Sep 2022 13:37 WIB ·

Komisi IV Minta Perbaiki Proses Deteksi Dini Stunting di Kota Bekasi


 Komisi IV Minta Perbaiki Proses Deteksi Dini Stunting di Kota Bekasi Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Menanggapi kasus Stunting yang dijumpai di kawasan kecamatan Pondok Melati beberapa waktu yang lalu, ketua Komisi IV DPRD kota Bekasi, Daradjat Kardono menyampaikan bahwa, meskipun saat ini capaian target kasus Stunting kota Bekasi tahun 2021 (7.9%) berada di bawah target Nasional (21.1%) maupun Provinsi (14.8%), hal ini jangan menjadikan kita lengah sehingga abai terhadap potensi masalah Stunting di sekitar kita.

“Bagaimanapun juga proses pencegahan dan upaya deteksi dini harus digalakkan dengan baik, hal ini sangat penting agar identifikasi problem bisa diketahui sebelum permasalahan Stunting terjadi,” ujarnya kepada bekasimedia.com Kamis (29/9/2022).

Menurut politisi senior PKS ini apa yang sekarang terjadi pada temuan kasus Fadil di kawasan Pondok Melati menunjukkan bahwa proses deteksi dini kasus Stunting perlu terus diperbaiki. Saat ini sebagai ujung tombak deteksi dini informasi untuk isu kesehatan selain Puskesmas, Posyandu tentu saja dengan dukungan para pengurus lingkungan yang ada seperti RT/RW, dan seterusnya.

“Pemberdayaan, penguatan dan peningkatan peran mereka perlu ditingkatkan sehingga bisa berjalan efektif proses self-control di masyarakat,” imbuhnya.

Oleh karena itu, belum lama ini Komisi 4 telah mendesak alokasi anggaran yang lebih memadai untuk peningkatan peran Posyandu di masyarakat, selain dengan harapan kinerja Posyandu bisa menjadi lebih meningkat lagi sehingga proses deteksi dini isu kesehatan khususnya proses tumbuh kembang anak akan termonitor dengan lebih baik lagi.

Selebihnya, karena kasus ini dilatarbelakangi juga dengan kondisi sosial yang terjadi dari keluarga anak tersebut, maka tindak lanjut sebagaimana mestinya harus dilakukan oleh dinas terkait, dalam hal ini adalah Dinas Sosial.

Update data-data kondisi penduduk yang kurang mampu dan bermasalah secara ekonomi perlu dilakukan secara berkala dan konsisten untuk memastikan kondisi sosial ekonomi masyarakat kota Bekasi bisa termonitor lebih baik lagi. (Denis)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru