BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 20 Sep 2022 05:26 WIB ·

Dede Erni : Bolak Balik Ke rumah Sakit Dengan tenang Karena Ada Kartu Sakti


 Dede Erni : Bolak Balik Ke rumah Sakit Dengan tenang Karena Ada Kartu Sakti Perbesar

BEKASIMEDIA.COM, Jamkesnews – Menjadi pekerja di suatu perusahaan merupakan pilihan setiap orang pada usia produktif, tak terkecuali Dede Erni Retnosari (46) yang merupakan seorang tenaga kerja honorer di Bekasi yang telah terdaftar kedalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen pekerja dan terdaftar kelas 1. Menjadi seorang pekerja dengan dilain sisi sebagai ibu rumah tangga tentu sangat tidak mudah, namun Dede tenang dikarenakan dirinya beserta keluarga sudah memiliki jaminan kesehatan yang dapat diandalkan setiap saat.

“Alhamdulillah saya dan keluarga sudah terdaftar dari kantor untuk saya, suami dan 3 orang anak. Sangat berguna sekali punya jaminan kesehatan ini, saya beberapa kali menggunakan untuk ke klinik bahkan rumah sakit semuanya di jamin. Waktu lahiran sesar, kemudian waktu terkena tipus, semuanya dijamin. Keluarga saya juga kalau berobat semuanya di jamin, jadi memang terasa betul manfaatnya,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menceritakan saat dirinya akan menjalani operasi sesar di rumah sakit. Menurutnya selama ini banyak persepsi yang salah dimasyarakat, seperti prosedurnya atau bahkan informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dede mengatakan selain operasi sesar dirinya juga pernah dirawat inap dikarenakan sakit tipus, dan pelayanannya juga sama, tetap memuaskan.

“Kalau kata orang pake KIS dibeda-bedakan, dianak tirikan lah di rumah sakit, menurut saya tidak. Saya merasakan sendiri saat akan operasi sesar waktu kelahiran anak saya, dengan mengikuti prosedur yang ada, semuanya mudah. Disuruh ke loket ini kemudian kemana lagi gitu ya ikuti saja, mudah kan. Dan pada akhirnya saya melahirkan sesar tidak ada biaya, dijamin semua, alhamdulillah kan,” jelasnya.

Lalu ia juga mengungkapkan perbedaan yang terjadi sebelum adanya Program JKN-KIS. Menurutnya dalam hal kesiapan dana saat sakit, saat ini menurutnya cukup dengan mengeluarkan biaya di awal bulan kita bisa berobat dalam 1 bulan berkali-kali apabila diperlukan. Dirinya juga mengharapkan seluruh masyarakat Indonesia bisa terdaftar, agar kedepannya masyarakat Indonesia bisa dengan mudah berobat dan lebih sehat.

“Perbedaanya ada dan sebelum Program JKN-KIS pada kesiapan dana dikantong, kalau dulu mau berobat harus memikirkan biayanya, kalau saat ini hanya perlu kartu ini saja sudah cukup, yang penting kewajiban kita awal bulan telah dilaksanakan, mau berobat berkali-kali dalam 1 bulan juga bisa karena kartu kita aktif,” tutupnya. (VM/pm)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru