BEKASIMEDIA.COM, Jamkesnews- Memasuki tahun ke 9 penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) semakin banyak masyarakat Indonesia yang telah merasakan manfaat Program JKN-KIS, salah satunya, Puspita Dewi (44). Saat ditemui Tim Jamkesnews, dirinya dengan senang hati menceritakan pendapatnya dan pengalamannya mendapatkan pelayanan menggunakan KIS. Menurutnya Program JKN-KIS ini sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Puspita menuturkan bahwa dirinya sudah terdaftar lumayan lama di kelas 1. Dirinya pun sudah pernah merasakan pengalaman ke fasilitas kesehatan menggunakan KIS. Puspita menceritakan saat itu dirinya akan melakukan operasi sesar untuk kelahiran buah hatinya. Dengan prosedur yang sudah ada menurutnya tidak memberatkan, dirinya mengatakan prosedur itu memang harus ada untuk mengatur di fasilitas kesehatan agar lebih teratur. Menurut pendapatnya dengan jumlah peserta yang semakin banyak tentu diperlukan suatu prosedur untuk mengatur.
“Saya dan keluarga alhamdulillah terdaftar di kelas 1. Kalau kata orang pake KIS dibeda-bedakan, dianak tirikan lah di rumah sakit, menurut saya tidak. Saya merasakan sendiri saat akan operasi sesar waktu kelahiran anak saya, dengan mengikuti prosedur yang ada, semuanya mudah. Disuruh ke loket ini kemudian kemana lagi gitu ya ikuti saja, mudah kan. Dan pada akhirnya saya melahirkan sesar tidak ada biaya, dijamin semua, alhamdulillah kan. Menurut saya prosedur penting untuk mengatur jumlah pasien atau peserta JKN-KIS yang semakin banyak,” jelasnya.
Lalu ia juga mengungkapkan perbedaan yang terjadi sebelum adanya Program JKN-KIS. Menurutnya dalam hal kesiapan dana saat sakit, saat ini menurutnya cukup dengan mengeluarkan biaya di awal bulan kita bisa berobat dalam 1 bulan berkali-kali apabila diperlukan. Dirinya juga mengharapkan seluruh masyarakat Indonesia bisa terdaftar, agar kedepannya masyarakat Indonesia bisa dengan mudah berobat dan lebih sehat.
“Perbedaanya ada dan sebelum Program JKN-KIS pada kesiapan dana dikantong, kalau dulu mau berobat harus memikirkan biayanya, kalau saat ini hanya perlu kartu ini saja sudah cukup, yang penting kewajiban kita awal bulan telah dilaksanakan, mau berobat berkali-kali dalam 1 bulan juga bisa karena kartu kita aktif. Makanya kalau bisa seluruh orang punya kartu ini jadi bisa gampang berobat dan bisa pada lebih sehat. Tapi jangan lupa kewajibannya, atau kan bisa daftar yang gratis, yang penting punya dan aktif itu saja,” tutupnya. (VM/pm)











