BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 14 Sep 2022 21:41 WIB ·

Puspita : Laksanakan Kewajiban Agar Bisa Mendapatkan Pelayanan Dalam 1 Bulan


 Puspita : Laksanakan Kewajiban Agar Bisa Mendapatkan Pelayanan Dalam 1 Bulan Perbesar

BEKASIMEDIA.COM, Jamkesnews- Memasuki tahun ke  9 penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) semakin banyak masyarakat Indonesia yang telah merasakan manfaat Program JKN-KIS, salah satunya, Puspita Dewi (44). Saat ditemui Tim Jamkesnews, dirinya dengan senang hati menceritakan pendapatnya dan pengalamannya mendapatkan pelayanan menggunakan KIS. Menurutnya Program JKN-KIS ini sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Puspita menuturkan bahwa dirinya sudah terdaftar lumayan lama di kelas 1. Dirinya pun sudah pernah merasakan pengalaman ke fasilitas kesehatan menggunakan KIS. Puspita menceritakan saat itu dirinya akan melakukan operasi sesar untuk kelahiran buah hatinya. Dengan prosedur yang sudah ada menurutnya tidak memberatkan, dirinya mengatakan prosedur itu memang harus ada untuk mengatur di fasilitas kesehatan agar lebih teratur. Menurut pendapatnya dengan jumlah peserta yang semakin banyak tentu diperlukan suatu prosedur untuk mengatur.

“Saya dan keluarga alhamdulillah terdaftar di kelas 1. Kalau kata orang pake KIS dibeda-bedakan, dianak tirikan lah di rumah sakit, menurut saya tidak. Saya merasakan sendiri saat akan operasi sesar waktu kelahiran anak saya, dengan mengikuti prosedur yang ada, semuanya mudah. Disuruh ke loket ini kemudian kemana lagi gitu ya ikuti saja, mudah kan. Dan pada akhirnya saya melahirkan sesar tidak ada biaya, dijamin semua, alhamdulillah kan. Menurut saya prosedur penting untuk mengatur jumlah pasien atau peserta JKN-KIS yang semakin banyak,” jelasnya.

Lalu ia juga mengungkapkan perbedaan yang terjadi sebelum adanya Program JKN-KIS. Menurutnya dalam hal kesiapan dana saat sakit, saat ini menurutnya cukup dengan mengeluarkan biaya di awal bulan kita bisa berobat dalam 1 bulan berkali-kali apabila diperlukan. Dirinya juga mengharapkan seluruh masyarakat Indonesia bisa terdaftar, agar kedepannya masyarakat Indonesia bisa dengan mudah berobat dan lebih sehat.

“Perbedaanya ada dan sebelum Program JKN-KIS pada kesiapan dana dikantong, kalau dulu mau berobat harus memikirkan biayanya, kalau saat ini hanya perlu kartu ini saja sudah cukup, yang penting kewajiban kita awal bulan telah dilaksanakan, mau berobat berkali-kali dalam 1 bulan juga bisa karena kartu kita aktif. Makanya kalau bisa seluruh orang punya kartu ini jadi bisa gampang berobat dan bisa pada lebih sehat. Tapi jangan lupa kewajibannya, atau kan bisa daftar yang gratis, yang penting punya dan aktif itu saja,” tutupnya. (VM/pm)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru