BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 27 Agu 2022 14:46 WIB ·

Pengamat Politik Sarankan Lawan Politik Uang Dengan Adu Program dan Gagasan di Pemilu 2024


 Pengamat Politik Sarankan Lawan Politik Uang Dengan Adu Program dan Gagasan di Pemilu 2024 Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pengamat politik Unisma ’45 kota Bekasi, Adi Susila menyatakan menghadapi pemilu 2024 mendatang agar hasilnya lebih berkualitas pemerintah kota Bekasi perlu memunculkan wacana baru dan segar terkait ide dan gagasan pembangunan di kota Bekasi di masa depan.

Hal tersebut dipaparkan Adi Susilo dalam memberikan sumbangsih pemikiran dalam acara Diskusi Publik yang digelar Komunitas Media Online Indonesia (Komodo) bersama ketua KPU, ketua Bawaslu dan ketua Komisi I DPRD kota Bekasi di Balelo Foodgarden, Margahayu, Bekasi Timur pada Jum’at (12/8/2022).

“Menurut saya saat ini harus diperbanyak wacana. Kedepan itu jangan banyak menonjolkan personal orangnya tetapi lebih kepada adu gagasan, adu ide, adu program,” ujarnya.

Selama ini, kata Adi, kalau kita tanyakan kepada masyarakat bagaimana mengasosiasikan pemilu dengan nasib dia. Kebanyakan orang mengatakan ‘saya milih tidak memilih tidak banyak merubah nasib saya’, hal itu harus diubah misalnya dengan tidak akan milih calon yang melanggar HAM, atau wacana good government.

“Maka pilihlah calon yang menawarkan program tersebut. Jadi referensi masyarakat memilih itu bukan ke personal orangnya, misalnya yang ganteng, berkumis tapi yang dilihat harusnya programnya apa yang ditawarkan untuk merubah nasib kita dan wacana ini harus terus diperbanyak,” imbuhnya.

Di era digital sekarang kanal-kanal untuk mengekspresikan diri itu mudah dan banyak ditemukan melalui media sosial.

Adi juga mengusulkan agar kegiatan kegiatan seperti rapat-rapat di DPRD sebaiknya di publish. Begitu juga di KPU dan Bawaslu juga demikian, media juga agar masyarakat tercerahkan dan selalu memiliki informasi terbaru.

“Saya melihat kota Bekasi ini miskin isu jadi isunya kesedot isu nasional, masyarakat kalo ditanya di warung-warung pasti lagi membicarakan tentang Barada E, padahal persoalan di kota Bekasi itu banyak sekali. Persoalan transportasi, pendidikan. Sekarang isunya sudah bukan lagi kuantitas tapi kualitas bagaimana pelajar- pelajar lulusan Bekasi ini bisa manggung ditingkat nasional, lulusannya bisa diterima di pasar dan industri di kota Bekasi,” tukasnya.

Sekarang ini sudah good government, tata kelola yang baik, artinya, kata Adi setiap isu publik tidak bisa ditangani oleh satu lembaga. Sekarang sudah Pentahelix atau multipihak merupakan unsur kolaborasi yang menggabungkan berbagai pihak diantaranya, Academy, Business, Community, Government, and Media (ABCGM).

“Jadi harus digotong bareng-bareng dan produksi isu bisa dimulai dari mana siapa saja dan bisa juga melalui contoh contoh membuat petisi (change.org) jika ini banyak dibuat dan masif disebar inshaAllah money politic itu hilang dengan sendirinya. Anak anak milenial generasi Z itu sudah tidak peduli lagi dengan uang 50ribu atau 100ribu tapi yang mereka pikirkan adalah apakah calon ini mampu merubah keadaan,” pungkasnya. (Denis)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru