BEKASIMEDIA.COM – Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Faisal menyoroti kesiapan KPUD Kota Bekasi jelang Pemilihan Umum tahun 2024.
“Sebetulnya materi-materi pokok sudah dipaparkan. Mekanisme pemilu, dan lain-lain. Terlepas dari KPU punya preseden baik, hanya harus melibatkan semua unsur tadi. Peran serta Parpol, dan masyarakat turut andil,” ungkap Faisal saat menjadi salah satu pembicara pada Diskusi Publik yang digelar Komunitas Media Online Indonesia (Komodo) Jumat (12/8/2022) lalu.
Menurut politisi Partai Golkar Kota Bekasi ini, PR KPUD itu bukan pada nilai partisipasi yang tinggi tapi sejauh mana mencerdaskan masyarakat.
“KPU mungkin bisa nanti buat video kecil bahwa, ini lho keuntungan masyarakat kalau bisa pilih anggota DPRD kota yang amanah. Misal bisa jembatani persoalan wilayah dengan APBD. Ini keuntungan memilih anggota DPRD provinsi. Misal soal anggaran gubernur. Ini lho yang masyarakat terima atau keuntungan memilih anggota DPR yang amanah,” saran Faisal untuk DPRD Kota Bekasi.
Ia menambahkan masyarakat masih minim mengetahui hal ini. Untuk itu sosialisasi harus terus dilakukan hingga ke tingkat RW sebagai ujung tombak.
“Mudah mudahan langkah cerdas KPU bisa mencerdaskan masyarakat jelang pemilu,” ungkapnya.
2 Juta Lebih Pemilih
Faisal menyoroti tentang jumlah pemilih di Kota Bekasi yang sangat besar yaitu dua juta pemilih. Untuk itu sosialisasi harus lebih intensif.
“Harus melibatkan stakeholders masing-masing di tingkat RW. Di luar itu mungkin partai yang akan melakukan,” katanya.
Terkait Bawaslu dan panwaslu, Faisal menyarankan agar targetnya adalah tidak terjadi kecurangan. Jadi lebih ke preventif.
“Sering terjadi mereka salah persepsi bahwa tangkap kecurangan adalah prestasi. Padahal mencegah itulah prestasi. Artinya pelanggaran kita harapkan tidak ada,” harapnya.
Terakhir, Faisal berharap ke depannya parlemen akan jauh lebih baik. “Parlemen ke depan harus lebih baik. Itu harapan saya. Harapan kita,” pungkasnya. (ADV SETWAN)











