BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 31 Jul 2022 21:01 WIB ·

Penghimpunan Dana Umat Menurun, Kasus ACT Jadi Koreksi Lembaga Kemanusiaan di Bekasi


 Penghimpunan Dana Umat Menurun, Kasus ACT Jadi Koreksi Lembaga Kemanusiaan di Bekasi Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – KOTA BEKASI – Diskusi Publik bertajuk “Meneropong Nasib Masa Depan Lembaga Filantropi” yang digelar Komunitas Media Online Indonesia (Komodo) pasca kasus ACT sebuah Lembaga Kemanusiaan nasional yang kini dibekukan pemerintah.
Kegiatan ini berlangsung di lantai 2 Firstime Cafe, Jalan Nusantara raya, Perumnas III, Arenjaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi Jum’at (29/7/2022).

Seri ke 8 diskusi publik Komodo ini menampilkan 3 narasumber dari Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Ahmad Yani dan Lembaga Filantropi Bekasi, yaitu Direktur LAZ U-Care Indonesia, Muhammad Anwar Mughni, S.H., Branch Manager Rumah Zakat, Iwan Trisuliawa, General Manager Pondok Sedekah Indonesia, Senggono.

Kemudian Ketua Komisi Pengkajian dan Litbang MUI Kota Bekasi, Dr. (C). Wildan Hasan, S.Sos.I. M.Pd.I juga hadir sebagai nara sumber yang berkompeten memberikan kajian tentang kaidah Syar’i dari aktifitas kegiatan lembaga-lembaga kemanusiaan ini.

Branch Manager Rumah Zakat, Iwan dalam paparannya menyampaikan lembaganya pun terdampak dari sisi sosial dan penghimpunan dana atas a
Kasus ACT.

“Dampak sosial memang iya, bagi mereka yang belum teredukasi dan melihat berita secara global, namun bagi mereka yang sudah teredukasi pasti paham dengan rule (aturan) nya,” jelas Iwan ketika ditanya oleh moderator Edy Susanto.

Hal senada juga disampaikan GM Pondok Sedekah, Senggono bahwa lembaga yang di pimpinnya menjadi bulan-bulanan publik yang mempertanyakan mengenai peraturan-peraturan syar’i yang dipakai dalam mengelola donasinya.

“Pondok Sedekah sudah diaudit belum?, bagaimana peraturan syariahnya, pengambilan zakat dan infaqnya berapa?apa yang dipaparkan di publik, itu kemudian menjadi pertanyaan-pertanyaan kepada pelaku kemanusiaan seperti kami,” ujar Senggono selaku GM Pondok Sedekah yang berdomisili di Bekasi.

Namun demikian, Senggono manyampaikan ini menjadi evaluasi dan introspeksi bagi lembaganya bahwa para donatur yang sebagian besar masih cinta dan peduli terhadap keberadaan Pondok Sedekah.

Sementara itu, Direktur LAZ U-Care Indonesia, Muhammad Anwar Mughni S.H. memaparkan bagaimana lembaganya harus bisa terus eksis ke depan.

“Kasus ini menjadi bahan renungan dan koreksi bagi kita semua, ada 2 hal penting yang harus dipahami oleh lembaga kemanusiaan. Pertama, dari sisi kelembagaan, tentu mari kita ikuti instrumen dan regulasinya.” kata Anwar

Selanjutnya, menurut beliau, selalu meng-upgrade sisi SDM nya, baik dari segi rohani maupun segi skill karena berkaitan dengan tata kelola lembaga yang baik kedepannya.

Terakhir, kegiatan diskusi ini ditutup dengan pesan dan do’a yang disampaikan oleh Ustadz Wildan Hasan bahwa lembaga filantropi adalah aset bermanfaat bagi umat sekaligus amanah.

“Musibah yang menimpa saudara kita itu kan ujian, juga ujian secara tidak langsung bagi kita semua dan pelajaran, yang benarnya kita dukung dan kita bela, yang kelirunya kita luruskan, dan juga jangan ditinggalkan karena kalau itu yang terjadi pada kita. kita pun tak mau ditinggalkan oleh kolega kita.” Ujar Ustadz Wildan, Ketua Komisi Pengkajian dan Litbang MUI Kota Bekasi. (Ryu)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru