BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 31 Mei 2022 15:25 WIB ·

Twitter bermitra dengan Organisasi Masyarakat Lokal untuk Memperluas Layanan Notifikasi Kebebasan Berekspresi di Asia Tenggara 


 Twitter bermitra dengan Organisasi Masyarakat Lokal untuk Memperluas Layanan Notifikasi Kebebasan Berekspresi di Asia Tenggara  Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Twitter mengumumkan perluasan layanan notifikasi #ThereIsHelp dan Layanan Notifikasi Kebebasan Berekspresi di Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Layanan ini hadir sebagai bagian dari usaha berkelanjutan Twitter untuk melindungi dan mempromosikan kebebasan berinternet (#OpenInternet) secara global, pada Jumat (27/5/2022). Layanan notifikasi ini adalah yang pertama untuk ketiga negara tersebut, sekaligus merayakan satu tahun peluncuran layanan yang sama di Thailand.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, Twitter bermitra dengan lembaga negara dan organisasi masyarakat sipil (@KomnasHAM, @LBH_Jakarta, @Safenetvoice). Layanan notifikasi ini akan muncul di Twitter setiap kali orang-orang mencari informasi dengan menggunakan kata kunci yang berhubungan dengan kebebasan berekspresi. Selain itu, nomor hotline dari organisasi masyarakat sipil lokal yang menjadi mitra Twitter dan tautan situs resmi mereka akan tersedia bagi orang-orang yang membutuhkan dukungan atau mencari akses terhadap sumber bantuan terkait dengan masalah kebebasan berekspresi dan hak-hak digital.

“Misi kami di Twitter adalah melayani percakapan publik. Kami percaya bahwa kebebasan berekspresi dan mendapatkan akses terbuka untuk mengakses #OpenInternet adalah hal fundamental dari hak asasi manusia. Beragam tekanan kiat mendorong regulasi internet di Asia Tenggara untuk menyoroti berbagai tantangan dan implikasinya, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan. Memperluas layanan notifikasi #ThereIsHelp adalah bagian dari komitmen berkelanjutan kami untuk melindungi suara dari kelompok-kelompok rentan di Indonesia, Malaysia dan Filipina. Kemitraan kami bersama mitra lokal akan membantu membuka akses yang cepat dan mudah ke informasi dan sumber daya yang kredibel bagi mereka yang membutuhkannya,” kata Monrawee Ampolpittayanant – Kepala Kebijakan Publik dan Filantropi, Asia Tenggara, Twitter.

Twitter telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari jutaan orang; terutama untuk kelompok yang rentan bahaya seperti jurnalis dan aktivis. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital di negara-negara Asia Tenggara; permintaan untuk mendapatkan akses ke informasi berkualitas tinggi melalui internet dan hak untuk mengekspresikan diri secara aman semakin meningkat. Masa depan internet di Asia Tenggara sedang berada di tengah kerangka regulasi yang semakin ketat dan amatlah penting bagi masyarakat untuk mengetahui apa saja hak yang mereka miliki serta dukungan yang tersedia.

“Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) menyadari bahwa ruang publik online maupun offline yang tersedia bagi masyarakat Indonesia semakin terbatas. Pada tahun 2020, 36,2% masyarakat Indonesia tidak merasa bebas untuk berpendapat di media sosial dan banyak yang mengungkapkan bahwa mereka mengalami pelecehan atau kekerasan secara online. Saat ini, kami memiliki berbagai inisiatif untuk mendukung masyarakat Indonesia, namun tingkat kesadaran akan isu ini masih cenderung rendah.” ungkap Damar Juniarto, Direktur Eksekutif SAFEnet.

“Kami sangat menyambut kolaborasi bersama Twitter untuk memberikan perhatian lebih dalam memanfaatkan sarana yang kami miliki, mengamplifikasi inisiatif kami, dan terus meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap layanan notifikasi #ThereIsHelp,” kata Damar

“Kebebasan berekspresi adalah inti dari hak asasi manusia dan demokrasi. Setiap warga negara memiliki hak untuk mengutarakan pendapatnya secara konstruktif dan dilindungi oleh hak konstitusional secara bersamaan.” ungkap Beka Ulung Hapsara, Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan, Komas HAM. “Komnas HAM mengapresiasi berbagai inisiatif seperti #ThereIsHelp, yang memberikan arahan bagi organisasi dalam menyediakan informasi penting terkait kebebasan berekspresi dan akses untuk mendapatkan keadilan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan mandat dari Komnas HAM yaitu memastikan perlindungan terhadap kebebasan berekspresi di Indonesia,” tutup Beka.

“Hak atas keterbukaan informasi, partisipasi, serta kemerdekaan berpendapat dan berekspresi adalah hak dasar yang dimiliki oleh warga negara dalam demokrasi. Oleh karena itu, hak sipil dan politik tersebut harus dihormati serta dilindungi. LBH Jakarta sebagai institusi yang aktif mendorong penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM serta tegaknya Demokrasi, mengapresiasi langkah Twitter dalam memberikan ruang aman bagi penggunanya untuk dapat berekspresi dan berpendapat dalam ranah digital,ujar Arif Maulana, Direktur LBH Jakarta.

Layanan notifikasi #ThereIsHelp memberikan dukungan real-time, kapan pun dan di mana saja. Melalui kemitraan dengan lembaga negara dan organisasi masyarakat sipil lokal terkemuka, layanan notifikasi ini akan membantu memberikan informasi terpercaya dan menyediakan kontak langsung terhadap sumber bantuan yang kredibel. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk mengakses informasi yang dibutuhkan secara cepat. Twitter telah meluncurkan lebih dari 300 layanan #ThereIsHelp yang tersedia dalam 41 bahasa di 106 negara yang meliputi berbagai isu; termasuk kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri, vaksinasi, eksploitasi seksual anak, COVID-19, kekerasan berbasis gender, dan tanggap bencana. Di Asia Tenggara, upaya ini pertama kalinya diluncurkan di Thailand tahun lalu sebagai bagian dari upaya global Twitter untuk membantu menghubungkan orang-orang yang membutuhkan bantuan hukum ketika untuk melindungi hak kebebasan berekspresi mereka.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru