BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 23 Des 2021 09:34 WIB ·

Full Virtual, Muktamar IV Wahdah Islamiyah Diikuti 2376 Peserta Selama Tiga Hari


 Full Virtual, Muktamar IV Wahdah Islamiyah Diikuti 2376 Peserta Selama Tiga Hari Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ketua Pengarah Muktamar IV Wahdah Islamiyah, Ustaz Syaibani Mujiono, mengaku bersyukur perhelatan lima tahunan organisasinya pada 19-22 Desember 2021 berlangsung dengan lancar dan berjalan sesuai rencana.

Baik waktu pelaksanaan, jadwal, maupun narasumber, kata Ustaz Syaibani, semua berjalan sesuai dengan rencana panitia, meski acara diselenggarakan secara full virtual.

Untuk Grand Opening pada Ahad, 19 Desember, Ustaz Syaibani menyebut jumlah peserta yang mendaftar mencapai 165 ribu orang. Namun, pada hari-H yang benar-benar hadir secara virtual 130 ribu orang. Mereka pun bertahan dari awal pembukaan Grand Opening hingga penutupan.

Untuk narasumber, lanjutnya, semua tokoh yang diundang juga hadir. Grand Opening dibuka oleh Wapres KH Ma’ruf Amin, kemudian dilanjutkan kuliah umum oleh Menko Polhukam Mahfud MD dan Menparekraf Sandiaga Uno. Dalam pembukaan hadir penceramah muda kondang Ustaz Adi Hidayat (UAH).

Selain itu hadir pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyampaikan materi tentang pendidikan. Kemudian Anggota DPD asal Sulsel Tamsil Linrung, Wali Kota Makassar M. Ramdhan Pomanto, dan Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti yang menutup Muktamar IV.

Sekjen Wahdah Islamiyah ini mengungkapkan, untuk persidangan Muktamar IV diikuti oleh 2376 peserta secara full selama tiga hari. Dari jumlah keseluruhan peserta, kata dia, hanya 50 orang yang tidak hadir karena uzur syar’i.

“Sidang berlangsung khidmat. Disela-sela itu kami selingi dengan nasyid, pantun, puisi dan games yang dirancang secara virtual,” kata dia.

Karena itu, kata Ustaz Syaibani, Muktamar kali ini dilaksanakan secara virtual tapi serasa offline (tatap muka langsung).

Untuk hal yang mengharukan, kata Ustaz Syaibani, terjadi pada peserta Muktamar yang berada di daerah-daerah yang kesulitan sinyal telekomunikasi.

Berbagai cara mereka lakukan untuk mendapatkan sinyal, mulai dari menggantung gadget mereka di rumah hingga pergi ke area yang lebih tinggi. “Ada yang selama tiga hari menggantung gadget mereka,” kata Ustaz Syaibani sembari senyum.*

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru