BEKASIMEDIA.COM – Jamkesnews – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang lahir pada tahun 2014 semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh kalangan masyarakat. Salah satunya Anjar Setia Rahayu (37) warga Kota Bekasi yang ditemui oleh Tim Jamkesnews bercerita pengalamannya menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dalam mengatasi gangguan kesehatannya. Anjar merupakan peserta Program JKN-KIS Kelas 1 yang telah terdaftar dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).
“Saya dapat kartu ini dari kantor, untuk penggunaannya sudah beberapa kali saya gunakan untuk berobat, sering sih saya menggunakan contohnya seperti, batuk pilek terus yang terahir saya terkena tipes dan juga untuk suami saat sakit jantung dan alhamdulillah sudah 3 tahun ini tidak pernah control alhamdulillah sehat. Banyak sekali manfaat program ini, terutama dalam penjaminan saat kita berobat,” jelasnya.
Lebih lanjut dirinya pun menjelaskan awal mula bagaiman dirinya dan keluarga terdaftar kedalam Program JKN-KIS. Awalnya dirinya merupakan peserta Jamsostek yang ditanggung dari perusahaan, namun ketika Program JKN-KIS lahir dan pengelolaannya dikelola oleh BPJS Kesehatan maka secara otomatis peserta Jamsostek terkait penjaminan kesehatannya dialihkan kedalam Program JKN-KIS.
“Dari awal saya kerja kan dulu kita memiliki jaminan kesehatan yang dikelola oleh Jamsostek kemudian dialihkan ke BPJS Kesehatan pengelolaannya. Mungkin kalau menurut saya orang yang belum mempunyai BPJS itu sangat disayangkan yah. Karena itu kan yang membantu kita, ibarat kita sakit kan kita tidak tahu kapan waktunya, kalau kita tidak mempunyai biaya maka tidak bisa berobat tetapi kalo sudah memiliki jaminan kesehatan kan jadi tenang,” jelasnya.
Dirinya menceritakan bahwa ketika ke fasilitas kesehatan mendapati antrian yang cukup panjang, namun menurutnya hal tersebut tidak menjadi masalah karena memang prosedurnya harus melalui beberapa tahap. Akses pelayanan fasilitas kesehatan yang semakin terbuka ditambah dengan jumlah masyarakat yang sudah terdaftar kedalam Program JKN-KIS membuat saat ini masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan pelayanan.
“Menurut saya banyak kelebihannya dan sangat amat membantu sih. Dan kalau kekurangan sepertinya minimal, misal kalau ngantri sih wajar yah, karena namanya kan prosedur yah, dan untuk pelayanannya sendiri pun tergantung rumah sakit sih sebenernya yang masih berbeda antar rumah sakit mungkin pemahaman petugasnya aja. Soalnya selama ini saya pakai itu pelayanannya bagus,” tutupnya. (VM/pm)











