Senin, Oktober 25, 2021
Beranda Berita Pemanfaatan JKN-KIS Sentuh Seluruh Lapisan Masyarakat

Pemanfaatan JKN-KIS Sentuh Seluruh Lapisan Masyarakat

Bekasi, Jamkesnews,- Sejak beroperasi dari 1 Januari 2014, pemanfaatan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) semakin dirasakan masyarakat Indonesia. Sampai dengan saat ini sudah lebih dari 80% masyarakat Indonesia sudah terdaftar ke program ini. Lahirnya Program JKN-KIS diharapkan bisa meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, membuka akses ke fasilitas kesehatan lebih mudah dan terjangkau.

Tim Jamkesnews pada Kamis (29/07) berkesempatan berbincang dengan salah satu anak muda yang sudah terdaftar ke dalam Program JKN-KIS beserta keluarganya. Adhwa Nur Faizah bercerita bahwa dirinya sudah terdaftar cukup lama, dan juga dirinya pernah ke fasilitas kesehatan untuk berobat menggunakan kartu JKN-KIS. Berdasarkan pengalamannya menggunakan JKN-KIS lebih mudah dan tanpa ada biaya.

“Aku itu pernah belum lama ini menggunakan kartu KIS untuk ke klinik. Waktu itu ada gangguan asam lambung tiba-tiba. Karena aku sudah terdaftar menjadi peserta, lalu aku pun memanfaatkan kartu JKN-KIS. Alhamdulillah lebih mudah juga, tinggal tunjukin kartunya saja sudah bisa mendapatkan pelayanan, bahkan setelah mendapat pelayanan juga tidak ada biaya lagi yang harus dibayar, semuanya gratis sampai ke obatnya,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, awal mula ia mengalami beberapa gejala yang ia rasakan seperti mual dan sendawa serta perut bagian atas terasa sakit. Setelah ia merasakan gejala tersebut, pada akhirnya ia memutuskan untuk bercerita kepada orang tua dan saat itu langsung memeriksakan diri ke klinik terdekat. Tidak lupa dirinya juga membawa kartu JKN-KIS sebagai jaminan kesehatan saat berobat.

“Awalnya aku merasakan sakit diperut bagian atas, dan bertambah parah pada saat setelah makan atau saat berbaring, dan aku juga merasakan gangguan pencernaan lainnya seperti sering bersendawa, mual dan muntah serta maag dan sesak napas. Nah karena aku merasakan  beberapa gejala semakin sakit, lalu orang tuaku  langsung membawaku ke klinik yang posisi jarak nya tidak begitu jauh dari rumah, tidak lupa dengan jaminan kartu JKN-KIS,” jelasnya.

Setelah menggunakan kartu JKN-KIS, dirinya bercerita bahwa tidak ada perbedaan antara peserta Program JKN-KIS dengan pasien umum atau pasien dengan asuransi swasta lainnya. Semua proses pendaftaran, pelayanan kesehatan, hingga obat juga sama yang diberikan oleh klinik. Hal itu membuktikan bahwa saat ini masyarakat biasa pun bisa mengakses fasilitas kesehatan dengan mudah dan terjangkau karena sudah dijamin oleh Program JKN-KIS, selama sudah terdaftar dan kartu aktif.

“Dari penggunaan tersebut, aku melihat bahwa pelayanannya sama seperti biasa pada umumnya tidak mengalami perbedaan dengan masyarakat yang berobat dengan tanpa JKN-KIS dengan prosedur yang telah di tentukan. Pelayanan yang diberikan dokter dan juga obatnya juga bagus tidak dibedakan, alhamdulillah setelah mengkonsumsi itu saya sehat kembali tanpa perlu dirujuk,” tutupnya. (VM/pm)

RELATED ARTICLES

Most Popular