Bekasimedia.com, Jamkesnews – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan bagian dari sistem jaminan sosial nasional yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dengan berlandaskan prinsip gotong royong dan keikutsertaan masyarakat bersifat wajib berdasarkan peraturan-peraturan yang berlaku.
Pada Jumat (26/07) Tim Jamkesnews berkesempatan berbincang dengan salah satu peserta JKN-KIS yaitu Mursini. Dirinya mengatakan bahwa Program JKN-KIS merupakan andalan untuk keluarganya dalam melakukan pengobatan baik sebelum pandemi maupun saat pandemi ini berlangsung.
“Saya dan keluarga mengandalkan kartu ini untuk berobat, saya dapat kartu KIS yang gratis tidak perlu mengeluarkan biaya iuran per bulan. Bersyukur sekali apalagi di era pandemi ini sangat penting memiliki jaminan kesehatan, disaat ekonomi banyak yang goyah, setidaknya urusan kesehatan kita memiliki pegangan sehingga bisa tetap sehat,” jelasnya.
Sebelum menjadi peserta Program JKN-KIS, Mursini menjelaskan bahwa dahulu biasanya apabila sakit atau memiliki keluhan kesehatan maka dirinya mengandalkan obat warung. Banyak masyarakat Indonesia yang sebelum hadirnya Program JKN-KIS sulit untuk mengakses fasilitas kesehatan, selain karena ekonomi, ada juga dikarenakan fasilitas kesehatan yang jauh dan belum sadar akan pentingnya mengobati penyakit.
“Biasanya saya ketika sakit pada saat sebelum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, ya tidak berobat melainkan saya memakai obat yang anak saya belikan di warung pada umumnya. Nah, setelah saya menggunakan JKN-KIS saya mulai beralih dan mengandalkan kartu itu untuk setiap pengobatan, Ya jadi saya mencoba untuk memanfaatkan kartu tersebut,” ungkapnya.
Setelah beberapa kali menggunakan kartunya untuk berobat, Mursini mengatakan bahwa dirinya tidak merasa dibedakan dalam pelayanan di fasilitas kesehatan. Pelayanan yang diterima juga sesuai dan cukup memuaskan. Ia juga berharap agar masyarakat yang belum menyadari pentingnya memiliki kartu JKN-KIS jaminan kesehatan segera terdaftar.
“Menurut saya sih, andalan bagi diri saya, karena selain gratis fasilitasnya pun tidak dibedakan antara saya yang menggunakan kartu KIS dengan pasien umum yang tidak menggunakan jaminan, semua sama sepertinya. Untungnya saya menggunakan JKN-KIS jadi bisa menghemat pengeluaran, ya walaupun gak bisa dipungkiri saya juga tidak ingin sakit,tapi ya gimana setidaknya untuk jaga-jaga, jika nanti memerlukan setidaknya saya tidak begitu khawatir,” tutupnya.(VM/pm)











