Selasa, September 21, 2021
Beranda Advertorial Bersyukur Jarang Menggunakan JKN-KIS Selalu Tetap Jaga Kesehatan

Bersyukur Jarang Menggunakan JKN-KIS Selalu Tetap Jaga Kesehatan

Bekasi, Jamkesnews – Menjadi Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan suatu kewajiban bagi seluruh penduduk Indonesia, utamanya dalam hal jaminan kesehatan. Jaminan kesehatan merupakan sebuah keharusan bagi pekerja, mengingat pekerjaannya akan tidak maksimal apabila kesehatan dari pekerja tersebut terganggu. Maka dari itu Program JKN-KIS membuat pekerja merasa terlindungi dan aman apabila sewaktu-waktu mengalami penurunan kondisi kesehatan.

Hal itu yang diungkapkan oleh Rafli Rahmansyah (33) pada Tim Jamkesnews pada Rabu (02/06), Rafli merupakan seorang karyawan swasta dan telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari perusahaan tempat ia bekerja dan sudah terdaftar dari sejak 2014.

“Menjadi seorang pria karir dan sekaligus kepala rumah tangga dengan waktu pekerjaan yang panjang saya berusaha untuk selalu tetap dalam kondisi kesehatan yang fit. Hal ini tentu menjadikan saya sadar bahwa saya harus mempunyai jaminan kesehatan untuk pelindung diri ketika kita sakit,” ujar Rafli.

Ia mengatakan bahwa selama menjadi peserta JKN-KIS, rafli belum pernah sama sekali menggunakannya. Menurutnya tidak digunakan bukan berarti tidak ada manfaatnya, artinya ia masih merasa sangat beruntung memiliki jaminan kesehatan ini meski tidak pernah menggunakannya untuk berobat dan ia masih diberikan kesehatan dan diberikan kesempatan untuk membantu peserta lain yang memang sangat membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Program ini mempermudahkan dan meringankan siapa saja untuk mengakses pelayanan kesehatan. Justru saya harus banyak bersyukur. Itu artinya saya alhamdulillah diberikan kesehatan. Walaupun saya pribadi belum pernah sakit apalagi sampai dirawat, akan tetapi saya harus memiliki jaminan kesehatan untuk perlindungan saya, namun saya lebih berharap untuk tidak menggunakan yang berarti saya diberikan kesehatan. Saya tidak keberatan jika iuran yang saya bayarkan telah dipotongkan langsung dari penghasilan saya setiap bulan digunakan untuk membantu peserta lainnya yang membutuhkannya,” ungkapnya.

Ia menyadari betul akan pentingnya jaminan kesehatan. Dirinya berharap Program JKN-KIS terus memberikan pelayanan kesehatan bagi pekerja. Walaupun memiliki penghasilan lebih tetap untuk kesehatan tidak akan cukup jika kita tidak memiliki jaminan kesehatan.

“Kesehatan ini sangat berharga, kita tidak akan pernah tahu kapan kita sakit dan sakit apa. Jadi aturan pemerintah untuk wajib menjadi peserta JKN-KIS ini memang sangat penting untuk kesehatan kita semua. Mudah-mudahan Program JKN-KIS ke depannya dapat meningkatkan pelayanan terbaik dan sedikit saran agar alur pelayanan disosialisasikan lebih luas, iuran nya disesuaikan dengan kemampuan masyarakat menengah kebawah yang sewaktu-waktu benar-benar membutuhkan pelayanan kesehatan,” tutupnya. (DA/pm)

RELATED ARTICLES

Most Popular