Selasa, April 20, 2021
Beranda Berita Sudah 211 Anak Bekasi yang Terinfeksi Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua!

Sudah 211 Anak Bekasi yang Terinfeksi Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua!

BEKASIMEDIA.COM – Ternyata anak-anak dan remaja yang terinfeksi Virus Corona SARS-CoV-2 (Covid-19) di Kota Bekasi cukup tinggi. Angka kumulatifnya lumayan banyak.

Hal ini disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di media nasional Kompas pada Rabu (9/9/2020). Ia mengungkapkan bahwa secara kumulatif dari segi usia, 211 anak telah terinfeksi virus corona SARS-CoV-2 di wilayahnya.  Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi Dezi, 211 anak tersebut transmisinya menyebar, baik dari keluarga maupun dari teman bermainnya.

Bagaimana agar penambahan anak dan remaja di Kota Bekasi yang terinfeksi Covid-19 bisa diredam? Bekasimedia.com mewawancarai seorang psikolog muda di Bekasi Barat yang juga mendalami ilmu bencana alam, Rizkia Nurinayanti S.Psi., M.Sc

Menurutnya dalam konteks bencana, bencana apapun itu termasuk wabah Pandemi Covid-19, anak-anak itu adalah kelompok yang paling rentan. “Karena anak-anak ini belum memahami resiko yang bisa mereka dapatkan ketika tidak menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Anak-anak itu gak mengerti. Kemampuan kognitifnya belum sampai untuk memahami,” kata Rizkia dalam pesan singkatnya kepada bekasimedia.com, Jumat (11/9/2020) pagi.

Anak-anak, sambung Rizkia, belum benar-benar memahami sebab akibat dari sebuah aktivitas.  “Akhirnya yang terjadi ya mereka hanya melakukan aktivitas sesuai dengan yang mereka lakukan setiap hari. Terutama untuk anak-anak balita ya. Bahkan sesederhana anak-anak itu belum memahami dalam kontek bermain, misalnya gak boleh loh tuker-tukeran masker. Ih maskermu bagus tukeran dong! Anak-anak itu kurang paham misalnya habis main gak boleh menyentuh mata, hitung atau mulut. Belum sampai pengetahuannya sehingga mereka jadi kelompok yang paling rentan.”

Jadi yang perlu ditekankan adalah peran kita sebagai orangtua. “Kita sebagai orangtua, kira-kira apa yang bisa kita lakukan ya?

Orangtua harus dan wajib memberikan pemahaman kepada anak-anaknya. “ini penting. Berkomunikasi dengan anak-anak dalam hal ini sangat penting. Walaupun mungkin pemahaman mereka tidak akan sama dengan orang dewasa, tapi kita harus berusaha komunikasi dengan mereka. Tentunya dengan bahasa yang bisa dimengerti. Jelaskan bahwa sekarang ini ada Pandemi Covid 19. Apa saja sih yang boleh dan gak boleh, jelaskan kepada mereka!”

Untuk anak-anak usia sekolah awal, jadikan protokol kesehatan sebagai sebuah habit, pembentukan perilaku.” Pendekatan behavioural. Kebiasaan perilaku higienis harus ditanamkan kepada mereka. Contohnya masuk rumah pakai hand sanitizer dulu, langsung masuk kamar mandi, cuci kaki, cuci muka, ganti baju. Keluar rumah harus memakai masker, Gak boleh tuker-tukeran masker, gak boleh berbagi minuman dengan teman-temannya.”

“Dengan begitu kita harapkan anak-anak mampu menghadapi Pandemi Covid-19. Seperti itu yang bisa kita lakukan sebagai orangtua,” pungkasnya. (eas)

RELATED ARTICLES

Most Popular