fbpx

Masih Ada Balita dan Lansia di CFD, Wali Kota Bekasi akan Segera Evaluasi

BEKASIMEDIA.COM – Hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) kembali diselenggarakan Pemerintah Kota Bekasi ditengah pandemi Covid-19 pada Ahad, (5/7/2020).

Sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Bekasi nomor 660.1/ 3829/DINAS LH tentang pelaksanaan Car Free Day Adaptasi Tatanan Hidup Baru di Kota Bekasi tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti mengecek suhu badan dengan thermo gun, menggunakan masker, membawa hand sanitizer hingga himbauan larangan bagi pedagang untuk berjualan.

Selain itu, pelarangan juga berlaku bagi anak usia dibawah 9 tahun, ibu hamil, penderita khusus serta lansia diatas 60 tahun.

Namun sayangnya masih saja terlihat anak balita dan lansia yang hadir mengikuti kegiatan Car Free Day perdana setelah sekian lama dihentikan akibat wabah Pandemi Covid-19.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjelaskan, pihaknya akan segera mengevaluasi kegiatan CFD kemarin.

“Nanti kita akan evaluasi, kemarin kita sepakati 9 tahun ternyata ibunya antusias luar biasa, minggu depan kemungkinan diturunkan lagi menjadi anak dibawah 5 tahun yang tidak boleh, lansia diatas 60 tahun dan ibu hamil,” jelas Rahmat Effendi di arena CFD Jl Ahmad Yani Kota Bekasi, Ahad (6/7/2020).

Masyarakat juga harus tetap waspada dan jaga jarak dikerumunan pada situasi CFD untuk memutus rantai Covid-19. “Ini bergerak semua, tidak diam artinya dari bergerak sudah memenuhi standar,” tanggap Wali Kota.

Wali kota juga mengatakan hampir delapan ratus petugas, (hampir satu batalion lebih) yang diturunkan dan dikerahkan untuk mengawasi selama CFD berlangsung. Beberapa komponen diantaranya Polresta Bekasi Kota, Dandim, Marinir AL, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup.
Sementara itu, psikolog anak, remaja dan keluarga, Dian Kusumawati M.Psi mengomentari anak usia dibawah 9 tahun selain karena sistem imunitas yang dinilai masih rendah, namun anak-anak juga masih belum memiliki kesadaran yang kuat akan keselamatan dirinya.

“Sebenarnya anak-anak dapat lebih menumbuhkan awareness-nya jika ia belajar dari orang dewasa di lingkungan sekitarnya,” ungkapnya. (CR-01)

%d blogger menyukai ini: