BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 3 Jul 2020 17:39 WIB ·

Ribuan Massa Ciamis Tumpah di Jalan Tolak RUU HIP-PIP


 Ribuan Massa Ciamis Tumpah di Jalan Tolak RUU HIP-PIP Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Menyusul aksi penolakan terhadap pengesahan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menjadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU PIP) oleh berbagai kalangan masyarakat di berbagai tempat, aksi konvoi juga dilakukan ribuan massa menuju kantor DPRD Kabupaten Ciamis, pada Jumat (3/6/2020) menuntut dicabutnya RUU PIP.

Sekretaris Kelompok/Aliansi Ciamis Bergerak, Mama Golangsing menyatakan ketika ada sekelompok orang yang ingin mengubah Pancasila maka ruh manusia yang pancasilais pasti bergerak. “Untuk itu sebelumnya kita menyatukan visi untuk menolak RUU yang digodok oleh DPR RI,” tegasnya.

Sebanyak 45 ormas dan lebih dari 5000 masyarakat yang hadir dalan aksi konvoi turun kejalan menuntut menyatakan dukungan penuh dan siap melaksanakan maklumat MUI pusat dan dewan pimpinan MUI Provinsi seluruh Indonesia nomor Kep-1240/DP-MUI/VI/2020 tanggal 12 Juni 2020 tentang penolakan RUU PIP dan ada 7 poin.

“Ada aksi, orasi dan audiensi untuk menyatakan sikap ke DPRD Kabupaten Ciamis dan kami diterima oleh Ketua DPRD Nanang Permana dari PDIP, Bupati dan Wakil, Dandim, Kapolres serta dari Kejaksaaan,” sambungnya.

Pada saat audiensi, Ketua DPRD berjanji akan menindaklanjuti tututan dan aspirasi dari masyarakat Ciamis ke DPR Pusat. “Jika RUU HIP ini tetap dilaksanakan maka kami akan bergerak mengepung DPR RI,” ujarnya kemudian.

Seusai aksi, masyarakat pun membubarkan diri dengan tertib. Dalam aksi tersebut turut hadir masyarakat dari etnis Tionghoa.

“Pesan kami kepada masyarakat Indonesia adalah kita harus paham bahwa Pancasila digagas oleh para Ulama kita dan ketika ada yang ingin mengusik-usik Pancasila maka mereka adalah Neo Komunisme serta mereka akan berhadapan dengan seluruh masyarakat yang bertanggungjawab dengan Pancasila,” pungkasnya. (denis)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru