BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 3 Jun 2020 14:05 WIB ·

Orangtua Murid: Jika Harus New Normal, Anak Saya Pakaikan Faceshield


 Orangtua Murid: Jika Harus New Normal, Anak Saya Pakaikan Faceshield Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – “Saya akan pakaikan anak saya masker  atau faceshield sekalian!” pernyataan ini dilontarkan salah satu orangtua murid sebuah taman kanak-kanak di Kalibaru Medansatria Dewi Aswuryati, Rabu (3/6/2020) menanggapi tentang rencana pemerintah membuka kembali sekolah disaat Pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan, selama ini saat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi, peserta didik di sekolah anaknya menerapkan pembelajaran secara daring atau online. Jika nanti sekolah kembali dibuka, maka Dewi lebih memilih dan mengajak orangtua murid lainnya untuk tetap ikhtiar. “Pendidikan harus tetap berjalan. Saat ini anak-anak sudah mulai bosan dengan pembelajaran online. Jadi siap tidak siap dengan kondisi new normal, kita harus tetap ada ikhtiar maksimal, tawakal kepada Allah. Salah satu ikhtiarnya anak pakai masker atau faceshield itu.”

Sebagai orangtua, Dewi mengaku tantangan proses pembelajaran anak di rumah adalah soal mood anak yang turun naik. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua.

Menurutnya lagi, komunikasi menjadi hal terpenting dalam menjembatani wali murid dengan guru di masa PSBB dan Pandemi Covid-19. “Komunikasi itu penting. Sedikit kendala jika ada yang gak bisa online, karena habis kuota atau hal lainnya,” papar Dewi yang biasa disapa Mama Kasya.

Kemudian, Dewi juga berbagi tips dan trik bagaimana menjadi guru bagi anak di rumah saat Pandemi Covid-19. Menurutnya, langkah pertama yang harus diperhatikan adalah menjaga mood anak. “yang paling penting ini. Pasti dan harus. Bagaimana agar anak tetap moody!”

Kemudian, kata Dewi, biarkan anak bermain sampai puas sebelum mengerjakan tugas online yang diberikan guru sekolahnya. Jadi jangan ada pemaksaan, terlebih ini pendidikan anak usia dini.

“Yang terakhir adalah berikan reward atau hadiah jika anak sudah selesai mengerjakan tugasnya dengan baik,” pungkas Dewi.

(Nana Medansatria)

 

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru