fbpx

SGC Cikarang Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kapolres

BEKASIMEDIA.COM – Mall Sentra Grosir Cikarang (SGC) viral di media sosial dengan pemandangan membludaknya pengunjung yang datang, Minggu (17/5/2020) kemarin.

Terkait hal ini, Bekasimedia.com menghubungi Kapolres Bekasi Kabupaten, Kombes Pol Hendra Gunawan melalui sambungan telepon.

Menurutnya, SGC sejak awal masa PSBB ditutup, cuma belakangan Gugus Tugas Covid-19 mengijinkan SGC dibuka, “dalam hal ini forumnya ya (Gugus Tugas Covid-19-red) melihat dari perkembangan dan perputaran ekonomi, serta membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 agar tidak terlalu banyak, persoalan tenaga kerja dan lain-lain. Maka diberikan kebijakan untuk dibuka dengan prosedur yang sangat ketat.”

Akhirnya, kata Kapolres, dibentuklah satuan sub gugus tugas di mall tersebut.

“Itu sudah membuat perencanaan sangat matang, personil dan peralatan sangat bagus. Protokoler sangat bagus. Hari Sabtu kemarin saya cek langsung. Ternyata protokol yang ada, yang dibuat sangat bagus tapi kapasitas bangunan tidak memadai untuk menampung antusiasme masyarakat untuk masuk ke gedung tersebut. Saya lihat pengelola gedung kewalahan untuk membendung antusiasme masyarakat tersebut karena menjelang lebaran,” katanya.

Setelah pengecekan itu, lanjut Kombes Hendra, dirinya menilai dan mencatat semua hal. Dari fasilitas gedung seperti pintu masuk, lorong-lorong, exause hingga
jumlah masyarakat yang masuk.

“Protokol Covid-19 yang ada, saya nilai tidak memadai. Saya lapor ke bupati. Saya menyarankan ke bupati sebagai ketua Gugus Tugas Covid-19 untuk segera menutup SGC tersebut, kemudian dibuat tim untuk melakukan penutupan,” tegasnya.

Tim ini diketuai oleh Asisten Daerah (Asda) 2, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Satpol PP.

“Kita dari kepolisian back-up. Saya ada dua fungsi disitu. Saya sebagai Kapolres dan saya sebagai wakil ketua 1 Gugus Tugas Covid-19. Saya juga berhak melakukan penindakan terhadap SGC,” ungkapnya.

Terakhir, Kombes Hendra mengatakan penutupan ini sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Sampai kapannya kita belum tentukan. Memang tindakan ini dalam rangka PSBB. Setelah masa PSBB, apabila mereka belum bisa menunjukkan kemampuannya dalam protokol Covid-19, kami tidak akan buka.”

Ditanya, apakah sudah ada laporan yang positif Covid-19 dari peristiwa membludaknya pengunjung SGC, Kombes Hendra menyatakan belum menerima laporan.

“Belum ada laporan yang positif tapi kita antisipasi saja,” pungkasnya. (dns)

%d blogger menyukai ini: