fbpx

Jangan Kucilkan, Mereka Butuh Dukungan Kita

Ilustrasi (Istimewa/Stefano Guidi/getty images/The Guardian)

Wabah penyakit virus Corona (Covid-19) sudah menjangkiti negara kita. Semua orang dapat terinfeksi olehnya.

Keadaan orang yang terinfeksi dapat menjadi lebih buruk bila orang tersebut berusia lanjut, memiliki penyakit kronis (Diabetes, Hipertensi, Tuberkulosis, Penyakit Paru Obstruktif Kronis, dan lain-lain) atau orang dengan daya tahan tubuh yang lemah.

Penyakit virus Corona dapat menular melalui percikan liur yang terdapat virus Corona di dalamnya. Bahkan kemungkinan penularan melalui udara juga bisa terjadi, karena berdasarkan penelitian-penelitian virus ini stabil di udara selama sekitar 3 jam. Selain itu, virus yang menempel di tangan dapat berpindah ke orang lain melalui benda-benda yang dipegang atau disentuh.

Orang-orang yang terinfeksi virus Corona sebaiknya dibantu dan diberikan dukungan. Bukan dikucilkan atau dilakukan interogasi macam-macam terhadap pasien atau keluarganya. Hal ini dapat membuat mereka cemas, stres, atau bahkan panik. Orang-orang yang terinfeksi virus Corona merupakan orang-orang yang dalam musibah. Mereka butuh ketenangan dan kesabaran karena anggota keluarganya ada yang terkena penyakit menular, yang tidak disebabkan oleh perbuatan mereka sendiri.
Mereka tertular secara tidak sengaja.

Penyakit akibat virus Corona ini bukanlah penyakit yang hina. Bukan penyakit yang timbul akibat perbuatan asusila. Bukan juga penyakit yang sangat mematikan, karena “daya bunuh” penyakit ini diperkirakan hanya sekitar 3-4% dari seluruh penderita. Tetapi, perasaan cemas, stres, atau panik dapat menurunkan daya tubuh mereka sehingga memperburuk kondisi kesehatannya, yang dapat berakibat fatal.

Orang-orang yang terinfeksi virus ini dan keluarganya justru membutuhkan bantuan kita, dukungan kita. Mereka sudah mengisolasi diri di rumah agar tidak menularkan pada orang lain. Tapi, bagaimana mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, padahal mereka dilarang untuk keluar rumah, dilarang berada di keramaian? Karena hal inilah, mereka butuh bantuan kita. Bantu mereka dengan dukungan moril ataupun materil, sesuai kemamuan kita. Jangan sebarkan identitas mereka. Mereka juga butuh privasi seperti kita.

Saran saya untuk seluruh masyarakat, anggap semua orang di sekitar kita terinfeksi virus Corona. Agar kita dapat melakukan usaha perlindungan diri secara maksimal. Karena, orang-orang yang terinfeksi virus ini belum tentu mengalami sakit. Namun, ada sebagian orang yang terinfeksi virus Corona tidak menunjukkan gejala atau tanda penyakit. Mereka dapat menularkan pada orang lain saat mereka batuk, atau bersin. Sehingga, upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah diri kita tertular atau menularkan virus Corona ke orang lain yaitu tidak keluar rumah bila tidak ada hal penting, selalu menggunakan masker bila keluar rumah, menghindari keramaian, menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain, sering-sering cuci tangan, mengkonsumsi buah-buahan atau suplemen tinggi Vitamin C, olahraga dan istirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh optimal.

Orang-orang yang curiga terinfeksi virus Corona, sebaiknya segera ke Rumah Sakit terdekat. Selanjutnya akan diperiksa oleh dokter, dan dilakukan pemeriksaan penunjang bila diperlukan. Bila kemungkinan besar terinfeksi virus Corona, pasien akan dirujuk ke RS rujukan yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Keluarga atau orang-orang yang kontak erat dengan penderita tersebut sebaiknya mengisolasi diri, hingga dipastikan anggota keluarganya yang dirawat positif atau negatif terinfeksi virus Corona.

Mari bersama-sama kita lawan wabah ini. Negara ini tidak hanya membutuhkan pemerintah dengan kebijakannya, tenaga medis dengan pengobatannya, tapi juga peran serta seluruh aspek masyarakat untuk terlibat dalam memberantas virus ini dengan berbagai keahlian kita masing-masing.

Dr. Wahyudi, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam

%d blogger menyukai ini: