fbpx

Wakil Wali Kota Bekasi Anggap Enteng Virus Corona. Warganet: Jangan Takabur Kisanak

BEKASIMEDIA.COM – Meski sebaran virus penyakit Covid-19 yang disebabkan virus corona (SARS-CoV-2) makin meluas dan Dinas Kesehatan sudah menyatakan ada 30 pasien dalam pantauan, namun Pemkot Bekasi tetap menggelar kegiatan yang mempertemukan banyak orang yaitu Hari Bebas Kendaraan atau car free day (CFD), selain itu ada juga perayaan hari jadi bertajuk Bekasi Night Festival.

“Masih tetap (akan digelar CFD). Sebenarnya di suhu 26 dan 27 derajat virus corona itu akan mati. Pasti di CFD virus itu mati,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, di Masjid Al Barkah, Jumat (13/3/2020) dikutip dari Kompasdotcom.

Pernyataan ini memantik komentar di media sosial. Warganet menilai Wakil Walikota Bekasi terlalu gegabah dan menganggap remeh virus yang sudah dinyatakan sangat berbahaya oleh WHO.

“Covid-19 baru mati saat kena suhu (minimal) 60 derajat Celsius. Ini info dari seminar bersama Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, DR. Dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K). Bahaya sekali kalau sampai informasi sesat disampaikan oleh pemimpin. Hati-hati,” ungkap KT Diananto dengan akun @wayanlovely.

“Terlalu jumawa, apa salahnya sih menghindari menghimpun massa dalam jumlah besar untuk sementara waktu, toh demi kepentingan bersama,” komentar Ariana.

“Jangan takabur kisanak,” kata Andesit Krisna.

Bagaimana tanggapan anda?

(Ss)

%d blogger menyukai ini: