fbpx

DPRD: Tunda Bekasi Night Festival! Keselamatan Warga Jauh Lebih Penting

BEKASIMEDIA.COM – DPRD Kota Bekasi mengkritisi kebijakan Pemerintah Kota Bekasi yang ngotot tetap akan menyelenggarakan acara Bekasi Night Festival.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary.

“Kami dari Komisi IV menyampaikan sikap kritis terhadap langkah kebijakan Pemkot Bekasi yang tetap melaksanakan Acara Bekasi Night Festival ditengah kondisi Pandemi Virus Corona yang juga sudah sampai ke indonesia,” ungkapnya kepada bekasimedia.com, Jumat (13/3/2020).

Langkah antisipasi, tutur Latu, sangat perlu dilakukan Pemkot Bekasi, guna mencegah penyebaran virus corona agar tidak menyebar ke Kota Bekasi. Hal ini sesuai dengan prosedural yang sudah dikeluarkan oleh WHO agar tidak mengadakan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan masa dalam jumlah yang besar.

Dinas Kesehatan Kota Bekasi, kata Latu, harusnya memberikan rekomendasi agar acara semacam ini bisa ditunda ataupun dibatalkan, sebab berdasarkan data yang mereka keluarkan ada total sekitar 30 orang terduga (suspect) Covid – 19 hingga rabu (11/3/2020).

“Ini menjadi warning yang perlu diantisipasi dengan serius oleh pemerintah Kota Bekasi,” tegas Latu yang juga Anggota Fraksi PKS tersebut.

Acara Bekasi Night Festival adalah rangkaian acara dalam memperingati HUT Kota Bekasi yang ke-23, yang akan digelar di Summarecon Bekasi, Minggu 15 Maret 2020 dari pukul 07.00 pagi hingga tengah malam.

“Pada dasarnya acara ini sangat bagus, kalau dalam situasi dan kondisi yang normal, pastinya kami di DPRD akan mendukung penuh terhadap diselenggarakan acara ini, tapi ditengah kondisi yang saat ini sedang tidak ideal alangkah baiknya acara ini bisa di pending waktunya,” lanjutnya.

“Akan lebih merepotkan apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama terkait penyebaran virus corona ini. Bayangkan kita harus men-screening ribuan orang pengunjung untuk mengantisipasi atau melakukan upaya pencarian terduga (suspect) orang yang terpapar virus corona apabila hal yang tidak kita inginkan terjadi.”

“Dengan sudah dikeluarkan status Pandemi Corona, keselamatan orang banyak jauh lebih penting dibandingkan dengan kebahagian atau kesenangan dalam sebuah event yang sifatnya hanya sesaat. Semoga Pemerintah Kota Bekasi mau mendengarkan dan mengambil langkah yang lebih bijaksana lagi terkait kondisi yang ada,” pungkasnya. (eas)

%d blogger menyukai ini: