fbpx

Seminar Tami Otaka, Kenalkan Metode Menghafal Al-Quran “Aktivasi Otak Kanan”

BEKASIMEDIA.COM – Yayasan Bani Salaam Sinergi bersama Salaam Qur’anic School menyelenggarakan Seminar Tami Otaka (Metode Menghafal Al-Quran Otak Kanan) “Rahasia Anak dan Balita Hafal Al-Quran” pada Sabtu (7/3/3020) di lantai 5 hotel Amaroosa Grande, Bekasi Selatan. Seminar ini menghadirkan Ustadz Rahmat Hidayat, Founder dan Owner “Tami Otaka” Edu Tahfidz for Kids.

Ketua Pelaksana event seminar Tami Otaka, Nurhayati, M.Pd menyatakan kegiatan ini bertujuan memperkenalkan salah satu metode menghafal Al-Quran bagi anak TK dan balita bernama Tami Otaka.
Nurhayati juga menyampaikan, ini adalah event perdana Yayasan Bani Salam Sinergi yang diketuai oleh Mutsaharani Wahida, S.Pd.

“Dengan seminar ini diharapkan ibu-ibu, bapak-bapak menjadi tahu apa itu metode Tami Otaka dan bisa mempraktikannya bersama anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, founder metode Tami Otaka, Rahmat Hidayat menyatakan, faktor penentu keberhasilan dalam menghafal 10 persennya berupa kemampuan, metode, ketekunan dan manajemen. Sedangkan 90 persennya berkaitan dengan mentalitas dan spiritual (psikologis). Maka, kata Rahmat, anak-anak harus dibawa senang dulu dengan aktivitas bersama Al-Quran, karena anak biasanya mudah mengenali bahasa rasa dan bahasa ekspresi guru atau orangtua yang mengajarnya.

“Semakin senang, semakin mudah anak menghafal Al-Quran,” ujarnya.

Adapun materi yang dibawakan Ustadz Rahmat Hidayat secara garis besar berkisar seputar Aktivasi Otak Kanan berbasis Tauhid.

“Aktivasi Otak Kanan Berbasis Tauhid adalah bagaimana Al-Quran akan menguatkan iman sejak dini, semua berakar pada tauhid. Karena tauhid akan menentukan mentalitas,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia menyarankan, para guru dan orangtua jangan hanya terfokus kepada hasil hafalan anak (jumlah juz dan lain-lain), tapi bagaimana membersamai anak-anak berinteraksi dengan Al-Quran hingga akhirnya anak-anak menunjukkan perubahan sikap karena Al-Quran. Anak-anak bisa bahagia dan berakhlak mulia dengan Al-Quran.

Selama sesi praktik Menghafal a la Tami Otaka, pria yang juga berprofesi sebagai Terapis Emosi, Hypnoteraphy dan Ruqyah ini berbagi tips cara membuka pembelajaran menghafal. Ia menekankan pentingnya membawa suasana ceria saat proses belajar mengajar. Ia juga berbagi tips menghafal mudah dengan gerakan dan cerita.

Ia berharap, para peserta bisa termotivasi juga terinspirasi mengajar anak-anak menghafal Al-Quran dengan cara-cara yang menyenangkan.

“Semoga adanya Metode Tami Otaka ini menjadi wasilah bagi anak-anak mengenal Allah dan mencintai perintah Allah,” tukasnya.

Salah seorang peserta, yang biasa disapa Bunda Tati menyatakan kegiatan ini bermanfaat terutama bagi para guru tahfiz dan ibu-ibu muda yang memiliki balita. Ia berharap setelah kegiatan ini bisa semangat mengaplikasikan materi seminar Tami Otaka ini kepada anak-anak muridnya. (ani)

%d blogger menyukai ini: