fbpx

Prihatin dengan Pembantaian Umat Islam di India, Anggota Dewan ini Sebut India Teroris

BEKASIMEDIA.COM – Ketua Komisi 2 DPRD kota Bekasi, Arif Rahman Hakim menyatakan aksi menempelkan sebuah karton bertuliskan INDIA TERORIS menurutnya sebagai bentuk kepedulian dan keperihatinan atas pembantaian umat Islam di India.

“Kita melihat kondisi di India sekarang ini melalui televisi, media sosial dan sebagainya sangat memperihatinkan, bagaimana pembantaian itu terjadi,” ujarnya kepada bekasimedia.com, Rabu, (4/3/2020) di ruang kerjanya.

Menurut Arif, pemerintah India dan aparat penegak hukumnya membiarkan saja sampai puluhan umat Islam terbunuh dan ini merupakan tindakan keji.

“Saya memberikan label bahwa ini adalah tindakan terorisme, tindakan hindu India ini adalah tindakan terorisme yang tentunya tidak boleh dibiarkan. Harapan saya dari Bekasi ini dimulai bahwa dunia mengecam perilaku India agar menghentikan tindakan tindakan keji seperti binatang,” sambungnya.

Dengan ditempelkan tulisan INDIA TERRORIS di pintu masuk ruang komisi 2 DPRD kota Bekasi ini, kata Arif, menunjukkan bahwa, semua harus punya rasa peduli tidak hanya masyarakat, kami sebagai legislatif juga yang mempunyai rasa kemanusiaan itu kita harus peduli.

“Di Indonesia ada Pancasila, artinya saling menghargai antar umat beragama, ada sikapnya, di India itu tidak punya Pancasila yang akhirnya membiarkan pembantaian itu terjadi,” jelasnya.

Lebih lanjut politisi PDIP ini mengatakan dirinya mewakili wakil rakyat dan juga memulai dari dirinya sendiri dari komisi 2 DPRD kota Bekasi. Sementara langkah selanjutnya, kata dia, akan membuat surat kepada pemerintah juga kepada pimpinan DPRD untuk menyikapi persoalan ini karena ini adalah masalah kemanusiaan. (denis)

%d blogger menyukai ini: