fbpx

PKS Bekasi Timur Gelar “Pengajian Kebangsaan”

BEKASIMEDIA.COM – PKS Bekasi Timur menggelar acara pengajian kebangsaan, Ahad (23/2/2020) berlangsung di Markaz Dakwah, Perumnas 3 Jalan P. Timor raya nomor 8, kelurahan Arenjaya, kecamatan Bekasi Timur, kota Bekasi.

Hadir sebagai pembicara tokoh nasional penggagas hestek #2019gantipresiden yang sangat fenomenal pada Pilpres 2019 lalu, Dr Mardani Ali Sera.

Dalam paparannya ia mengatakan problem utama bangsa ini mulai dari krisis keimanan, korupsi dan kejujuran. PKS sebagai partai dakwah harus mampu menjawab dan menjadi solusi bagi persoalan bangsa.

“Problem besar kita adalah masalah iman, korupsi, kejujuran pejabat negara dan juga akhlaq. Oleh karena itu kami ingin menegaskan bahwasanya PKS sebagai partai dakwah harus kuat akhlaq dan imannya, masyarakat yang mau bergabung ke PKS imannya harus kuat,” ujarnya kepada bekasimedia.com usai memberikan pandangannya.

Kemudian juga yang kedua problem bangsa ini adalah persoalan kemanusiaan, kata Mardani. Sementara dalam problem ekonomi dan sosial budaya PKS harus menjadi pelayan atau khidmat untuk masyarakat. Pelayanan, pemberdayaan sampai pembelaan (advokasi) masyarakat.

“Kalau bisa di setiap DPC PKS sudah ada Lembaga Bantuan Hukumnya, kasihan masyarakat beberapa kali ada masalah ngadunya ke PKS. Kalo di PKS enak, ke jalur penegakkan hukum bisa melalui politik juga bisa. Kalo di DPR/DPRD bisa dibuka Pansus, Panjanya karena kita punya wakilnya di DPRD kabupaten/kota, provinsi hingga pusat,” sambungnya

Terakhir PKS adalah partai oposisi, dalam rangka mengedukasi publik oposisi itu penting untuk kesehatan demokrasi.

Sementara itu, terkait agenda pemenangan PKS di tahun 2024 PKS harus konsisten dengan warna oposisinya dengan tidak asal bunyi, kata dia.

“Yang utama tentunya PKS harus istiqomah di oposisi tapi tidak dengan asal bunyi dan asal beda, oposisi yang berkualitas, kritis dan konstruktif mulai dari level pusat sampai ke bawahnya betul betul mampu memberikan solusi,” pungkasnya. (denis)

%d blogger menyukai ini: