fbpx

Musda DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Pengamat Politik: Peluang Aklamasi Sangat Mungkin

BEKASIMEDIA.COM – Pengamat politik Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, Adi Susila menyatakan peluang untuk mengambil jalan aklamasi sangat mungkin bagi Partai Golkar dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar kota Bekasi yang akan berlangsung tahun ini (2020).

“Sangat mungkin. Mungkin mereka mencari jalan terbaik supaya tidak terjadi perpecahan, bisa saja tapi terus terang saya tidak tahu petanya, artinya apakah di antara faksi-faksi itu saling berkompetisi atau tidak? saya kurang mengetahui,” ujarnya kepada bekasimedia.com lewat sambungan telepon selulernya, Sabtu, (22/2/2020)

Adi menambahkan, tergantung petanya, di setiap partai ada faksi-faksi, maka akan sangat tergantung dengan hal itu. “Golkar itu kan ada dari Kosgoro, Soksi, MKGR dan lainnya,” imbuhnya.

“Kalau melihat kepemimpinan Pak Pepen yang sangat kuat di Golkar bisa jadi aklamasi, artinya peluangnya sangat mungkin,” sambungnya.

Ia menilai, dinasti untuk regenerasi Golkar sangat memungkinkan apalagi hal tersebut juga terjadi di mana mana, termasuk di partai yang lain.
“Diturunkan ke bapaknya atau anaknya. Kita lihat di kabupaten juga begitu, kemudian Purwakarta dan Indramayu hampir semua begitu,” lanjutnya.

Saat ditanya bagaimana lawan politik melihat konstalasi politik tersebut? Adi menyatakan tahun politik mendatang (Pemilu serentak 2023) partai-partai yang bisa mencalonkan wali kota sendiri antara lain PKS, PDIP dan Golkar.

“Iya kalau dari sisi kepartaian sangat mungkin, cuma kasus yang kemarin kan kita melihat PDIP yang punya hak untuk mencalonkan malah tidak mencalonkan, mungkin yang konsisten PKS, kalau yang lain-lain ini saya melihat tidak ada kepemimpinan yang kuat. Sementara PKS sendiri tradisinya memang begitu, dia sudah mempunyai sistem yang kuat. kita ketahui PKS melakukan pemilihan internal dan pasti PKS ada calon,” jelas Adi yang juga dosen jurusan program studi administrasi negara.

Terkait calon kuat dari PKS yang disinyalir memunculkan nama Ahmad Syaikhu, Adi menjawab tidak mengetahui dengan pasti. Namun ia menegaskan bahwa PKS memang tradisinya kuat, jika ada peluang, pasti dimanfaatkan dengan baik. (denis)

%d blogger menyukai ini: