fbpx

Diduga Mangkrak, Komisi IV DPRD Sidak Pembangunan Gedung SDN Margahayu XIII

BEKASIMEDIA.COM – Anggota komisi IV DPRD Kota Bekasi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pembangunan gedung baru SDN Margahayu XIII, Bekasi Timur yang diduga mangkrak pengerjaanya, Senin (3/2/2020).

“Kita akan melihat SPK-nya juga sejauh mana anggaran yang sudah diturunkan untuk pembangunan ini, kita harapkan tahun 2020 ini segera selesai pastinya. Karena kalau kita lihat sekolah yang dipakai kegiatan belajar mengajar juga sangat miris sekali, bagaimana mereka harus merasa was-was yang tinggi kalau hujan, dengan posisi bangunan yang kurang memadai. Ini harus di segerakan,” ujar Evi Mafriningsianti usai meninjau langsung, Senin (3/2/2020).

Dikatakan Evi, ke depan komisi IV akan merekomendasikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi untuk turun melihat bangunan secara langsung supaya menjadi prioritas untuk didahulukan.

“Nanti kita akan diskusikan, akan kita rapatkan di komisi IV untuk melihat sejauh mana kita bisa memberikan jalan keluar. Mudah-mudahan komunikasinya lebih intens, kita akan melihat nanti, bukan hanya di SDN Margahayu XIII, mungkin ada beberapa sekolahan lain yang ternyata serupa nasibnya,” tukasnya.

Kunjungan rombongan komisi IV diwakili oleh beberapa anggota dewan, diantaranya, Dariyanto dari Fraksi Golkar, Evi Mafriningsianti dari Fraksi PAN, Ury Huriati dari Fraksi Golkar dan Janet Aprilia Stanzah dari Fraksi PDI Perjuangan. Kunjungan diterima langsung oleh Kepala Sekolah SDN. Margahayu XIII, Nasan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Margahayu XIII, Nasan berharap pembangunan gedung baru sekolahnya lekas selesai agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

“Mudah-mudahan ini (pembangunan gedung-red) segera selesai, agar kegiatan belajar mengajar anak tidak tiga shift lagi,” harapnya.

Diungkapkanya, selama proses pembangunan gedung yang baru dari bulan Agustus 2019, kegiatan belajar mengajar anak didik di sekolahnya dibagi dalam 3 shift dan dialihkan ke gedung lama yang notabene bangunannya sudah sangat memperihatinkan.

“Semuanya ada 6 ruangan, jumlah siswa ada 18 rombongan belajar (rombel), makanya saya bagi dalam 3 shif. Kemaren kelas 6 itu siang, sekarang saya pagi in, karena besok bulan Maret/April sudah ujian,”ujarnya. (dns)

%d blogger menyukai ini: