BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 6 Jan 2020 00:43 WIB ·

Gempa Garut 5.1 SR Tidak Berpotensi Tsunami


 Gempa Garut 5.1 SR Tidak Berpotensi Tsunami Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Senin, (6/1/2020) pukul 06.12 WIB, kabupaten Garut diguncang Gempabumi berkekuatan 5,1 Skala Richter (SR). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=5,1 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw=5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8.14 LS dan 107.30 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 121 km arah Barat Daya Kota Garut, Jawa Barat pada kedalaman 41 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault),” kata Rahmat Triyono, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam rilisnya.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kabupaten Sukabumi dan Pelabuhan Ratu III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu, Kab. Bandung II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) dan kabupaten Garut.

“iya terasa tadi. Tapi sejauh ini aman, alhamdulillah,” ujar Putriani, salah seorang warga Bekasi yang kebetulan sedang berada di Garut.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Hingga hari Senin, 06 Januari 2020 pukul 06.50 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),” lanjut Rahmat Triyono.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.
***

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru