fbpx

Tokoh Masyarakat: Keberadaan Karaoke ‘Plus-plus’ Ancam Masa Depan Anak-anak Sekitar

BEKASIMEDIA.COM – Endo Kurniadi,
Tokoh Agama dan Masyarakat Mustikajaya menyatakan keberadaan tempat karaoke dan jual beli miras yang berdekatan dengan permukiman, lembaga pendidikan juga tempat ibadah membuat warga Perumahan Mutiara Gading Timur resah.
Keresahan inilah yang memicu Aksi Damai Forum Musyawarah Warga dan Ikatan Masjid Mustikajaya Kota Bekasi menolak Tempat Hiburan Plus-plus tersebut pada Ahad (15/12/2019).

“Kami selama ini diam, tapi sekarang kami bersatu padu menolak. Kami punya hak dan kewajiban. Pemerintah juga punya hak dan kewajibannya,” tegasnya.

Endo menyatakan warga resah terkait keberadaan tempat karaoke tersebut karena disinyalir banyak perbuatan terindikasi maksiat dilakukan di sana. Ia mengklaim ada bukti serta saksi soal itu.

“Layak apa tidak anak-anak membeli minuman keras? padahal anak-anak kita generasi penerus bangsa,” tudingnya.

Diakui Endo, warga juga sudah lelah dengan respons Pemkot Bekasi.

“Kami pun punya hak dan kewajiban. ketika permohonan kami tidak dipenuhi, pemerintah harus memenuhinya,” jelasnya.

Endo menyatakan warga sudah pernah melayangkan surat tuntutan ke dinas pariwisata dan kebudayaan, surat terkait gangguan Kamtibmas juga surat audiensi kepada DPRD. Namun semuanya belum mendapat tanggapan.

“Jika terus dibenturkan dengan perizinan, warga sudah lelah. Kami akan bergerak sama-sama. Kami punya intervensi untuk menolak keberadaan tempat tersebut.
Kami yang tinggal di sini,
ini terkait moral anak-anak kami ke depan akan seperti apa? tolong diperhatikan!” tukasnya. (*)

%d blogger menyukai ini: