fbpx

Ade Puspitasari: Saya tidak Pernah Berpikir Jadi Ketua DPD Partai Golkar

BEKASIMEDIA.COM – Selain Siti Aisyah, Ahmad Zurfai ada juga Ade Puspita Sari yang diprediksi berada dalam pusaran radar bakal calon ketua DPD Partai Golkar kota Bekasi pada perhelatan musyawarah daerah tahun 2020 mendatang.

Lahir dari rahim serta dibesarkan di lingkungan partai Golkar menjadikan Ade memiliki pengalaman dan kemampuan yang cukup mumpuni. Bahkan duduknya Ade sebagai anggota legislatif di DPRD Provinsi Jawa Barat sekarang tidak terlepas dari kekuatan manuver partai Golkar.

“Benar jika ada yang merasa saya begitu perhatian pada Partai Golkar kota Bekasi.
Sebab partai ini sudah “bercampur” dengan darah saya. Tentu, saya lahir dan besar dalam keluarga besar Partai Golkar perlu memberikan yang terbaik juga untuk partai ini,” ujarnya kepada bekasimedia.com Jum’at, (25/10/2019)

“Saya juga duduk di DPRD Jabar karena partai ini. Namun, saya tidak pernah berpikir untuk menjadi Ketua DPD Partai Golkar. Saya masih harus banyak belajar bersama yang lainnya untuk turut membesarkan partai ini,” imbuhnya.

Menurut Ade, masih ada senior-senior di Partai Golkar yang mumpuni dan diyakini bisa membawa gerbong Partai Golkar untuk lebih hebat lagi. Banyak kader lain yang sudah lebih berpengalaman dan perhatian kepada partai. Oleh karena itu, bukan hanya omong kosong Golkar butuh kaderisasi tapi tidak ada perhatian ke partai Golkar kota Bekasi.

Harapannya semoga dinamika Musda Partai Golkar Kota Bekasi bisa melahirkan pemimpin-pemimpin hebat yang bisa menakhodai partai dengan luar biasa.

“Partai Golkar Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Rahmat Effendi sudah terbukti memberikan kesejahteraan rakyat Kota Bekasi secara umum. Bahkan Partai Golkar di bawah beliau sudah menjadi lokomotif kemajuan Kota Bekasi. Dan belum ada sosok yang pas untuk mengganti beliau saya rasa,” pungkasnya. (CR-1)

Be the first to comment on "Ade Puspitasari: Saya tidak Pernah Berpikir Jadi Ketua DPD Partai Golkar"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: