BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 13 Okt 2019 12:48 WIB ·

Politisi PKB : Gerakan Mahasiswa Harus Mengemban Misi Kesantrian di Era Millenials


 Politisi PKB : Gerakan Mahasiswa Harus Mengemban Misi Kesantrian di Era Millenials Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kota Bekasi, Ahmad Ushtuchri dalam sambutan di acara Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kota Bekasi tahun 2018-2019 mengatakan mahasiswa hari ini menghadapi tantangan yang cukup besar.

PMII sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama (NU) organisasi masyarakat Islam terbesar di negeri ini harus mampu mengemban misi kesantrian dalam memberikan solusi bagi persoalan bangsa.

“Pergerakan mahasiswa hari lebih kompleks dari yang lalu. Kalau mahasiswa yang lalu bersifat ideologis hitam putih di mana gerakan mahasiswa berhadapan dengan rezim otoriter dan korup, hari ini mahasiswa punya tantangan lebih berhadapan dengan zaman yang terus berubah karena penetrasi teknologi yang luar biasa,” ujarnya kepada bekasimedia.com Ahad, (13/10/2019) di komplek Pondok Pesantren Annuur, Jalan Mochtar Tabroni, Perwira, Bekasi Utara, Jawa Barat, Ahad, (13/10/2019).

Seperti diketahui karakter generasi milenials ini kreatif, terbuka terhadap kemajuan teknologi, gerak cepat menyikapi perubahan akan tetapi di sisi lain juga ‘mager’ (malas gerak) karena semua dilayani teknologi dan punya aneka ragam aspirasi yang kadang harus bisa disatukan. Para pakar bahkan mensinyalir bahwa generasi yang memiliki gadget abad 21, diimbangi dengan pola pendidikan abad 20, sayangnya pola pikirnya masih berada di abad 19.

“Oleh karenanya mahasiswa PMII harus kontekstual selain harus berjalan selaras dengan zaman juga harus mempunyai visi dan karakter sehingga tidak saja mampu memberikan solusi bagi kaum muda tetapi juga bagi persoalan -persoalan bangsa,” imbuhnya.

Di sisi lain, kata anggota DPRD kota Bekasi ini, PMII sebagai bagian tidak terpisahkan dari Nahdlatul Ulama juga harus mengemban misi kesantrian, di mana tergambar di dalamnya peran Nahdlatul Ulama sejak zaman kemerdekaan sampai sekarang. “Tentunya nilai-nilai dasar NU harus terejawantahkan di dalam konteks kekinian” pungkasnya. (CR-1)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru