fbpx

Mengenal Harry Muryanto, Kandidat Ketua Ikatan Alumni SMAN 1 Bekasi yang Visioner

BEKASIMEDIA.COM – Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 1 Bekasi akan menggelar kongres pada Sabtu (14/9/2019) ini. Agenda utama kongres adalah mencari sosok ketua baru yang akan menggantikan Eep Saefullah Fatah.

Informasi yang berhasil dihimpun bekasimedia.com menyebutkan kandidat yang akan bertarung ada 11 orang. Mereka datang dari berbagai angkatan dengan latar belakang profesi yang beragam.

Salah satu yang muncul dan menjadi perhatian adalah Harry Muryanto, tokoh muda Bekasi kelahiran Cibarusah 40 tahun yang lalu. Ia adalah Alumni 1997. Harry menyelesaikan pendidikan dasarnya di Jatiasih. Pagi bersekolah di SD Negeri Jatiasih dan siangnya mengikuti pendidikan diniyah di masjid dekat rumahnya.

Kebiasaan beraktivitas dari pagi hingga sore masih terus dilakukannya saat SMP. Lokasi rumahnya yang hanya sepelemparan batu dari sekolah, membuatnya betah di sekolah dengan beragam kegiatan ekstrakulikuler. Harry lulus SMP dengan raihan NEM tertinggi. Dengan modal prestasi ini, ia dapat diterima dengan mudah di SMA Negeri 1 Bekasi tahun 1994.

Meski kondisi akademik di SMUN 1 Bekasi yang lebih berat disbanding sekolah sebelumnya, Harry tetap mencoba beraktivitas. Kali ini pilihan aktivitasnya adalah menjadi anggota Paskibra Sekolah (Pisus). Tercatat sebagai anggota Pisus Angkatan IX, Harry kemudian terpilih menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Bekasi pada saat Dirgahayu Indonesia Emas tahun 1995. Kesibukan di Paskibra tidak menjadikannya lemah dalam akademik. Harry masih bisa menjadi juara lomba MIPA antar pelajar SMU se-Kabupaten Bekasi tahun 95 yang diadakan oleh Kisma SMAN 1 Bekasi. Tak lupa juga kepiawaiannya bermain sepakbola dan bolavoli, membuatnya menjadi kapten tim kelasnya yang kemudian menjadi juara Sukarsa Cup sekaligus Sudarsono Cup tahun 96.

Lulus dari SMUN 1 Bekasi, Harry melanjutkan pendidikan di InstitutTeknologi Bandung (ITB) Jurusan Teknik Fisika. Kutukan tidak bisa diamnya masih berlanjut di Kampus Ganesha, beberapa amanah berat dipercayakan teman-temannya. Harry sempat menjadi ketua Himpunan Mahasiswa Fisika Teknik (HMFT) ITB, Koordinator Forum Ketua Himpunan Jurusan (FKHJ) dan Sekjen Majelis Wali Amanat (MWA) Keluarga Mahasiswa (KM) ITB.

Akses internet gratis yang dimilikinya di kampus juga menjadikannya salah satu admin dan anggota aktif milis [email protected] Sebuah media komunikasi antar alumni SMAN 1 Bekasi lintas Angkatan saat itu.
Seminggu setelah wisuda pada Maret 2003, Harry mulai bekerja di Trans TV menjadi bagian dari Department Pemberitaan. Hanya bertahan beberapa bulan saja, Harry kemudian banting stir menjadi calon bankir setelah diterima dalam program Officer Development Program (ODP) Bank Mandiri. Memulai karier sebagai Liquidity Analyst di Treasury Group, Harry menutup kariernya di perbankan setelah 9 tahun berdinas sebagai Asst VP pada unit kerja Treasury.

Disela-sela kesibukan rutin sebagai bankir, Harry masih menyempatkan dire menjadi Ketua Badan Pengelola Zakat Infaq Sodaqoh (BPZIS) Mandiri kanwil Jateng- DIY, sekaligus menjadi ketua panitia pembangunan masjid Annur Mandiri Semarang.

Cita-cita besar yang pernah didiskusikan bersama beberapa teman se-kos saat kuliah menjadikannya kemudian berkumpul kembali dengan beberapa teman se-kosnya dahulu untuk mendirikan sebuah usaha bersama. Sejak 2015, Harry menjadi Direktur Operasi sebuah perusahaan CNG (Compressed Natural Gas) sampai saat ini.

Dan kini dengan semangat perbaikan dan kontribusi, beberapa teman dan senior mendorong Harry untuk ikut terlibat memimpin IKA SMANSASI. “Saya ingin menjadikan IKA SMANSASI menjadi organisasi alumni yang berdaya dan bermanfaat. Tentu hal ini menjadi keinginan semua alumni SMAN 1 Bekasi.”

(eas)

Be the first to comment on "Mengenal Harry Muryanto, Kandidat Ketua Ikatan Alumni SMAN 1 Bekasi yang Visioner"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: