fbpx

Emak-emak Pendaki ini Kembali Turun Gunung di Parlemen Kota Bekasi

BEKASIMEDIA.COM – Eka Widyani Latif, Anggota Legislatif Terpilih dapil 3 kota Bekasi mantap kembali melenggang ke parlemen. Sebelumnya ia pernah menjadi anggota dewan fraksi PKS DPRD Kota Bekasi periode 2004-2009.

Eka mengaku merasa terpanggil kembali saat dicalonkan menjadi aleg pada Pemilu 2019, khususnya untuk dapil 3 kota Bekasi (Rawalumbu, Mustikajaya dan Bantargebang).

Wiraswasta, praktisi dan aktivis sosial yang concern pada pendidikan dan pembinaan skill anak-anak berkebutuhan khusus ini berharap tujuan yang diinginkan masyarakat tercapai melalui sikap politik dan kebijakan anggota dewan.

Membawa spirit emak-emak gaul yang gemar mendaki gunung, ia tentu akan mewakili suara perempuan dan anak-anak kota Bekasi di parlemen.

Eka menyatakan, untuk mewujudkan kota Bekasi yang ramah anak dan perempuan masih perlu perjuangan ekstra karena jika hanya bermain di tataran kebijakan saja tanpa sering terjun ke lapangan, hasilnya tidak akan maksimal.

Oleh karena itu ia menekankan pentingnya upaya preventif (pengendalian sosial guna mencegah dan atau mengurangi risiko buruk suatu peristiwa), kuratif (pengobatan) dan rehabilitatif (pemulihan).

“Sekarang ini, lembaga-lembaga yang ada yang mengurusi persoalan anak dan perempuan di kota Bekasi masih berjalan di tataran rehabilitatif,” ujarnya saat ditemui di kantor DPD PKS Kota Bekasi, Jl. KH. Noer Ali, Kalimalang, Bekasi Selatan.

Ia menilai lembaga-lembaga yang ada memang sudah bekerja dengan maksimal. Namun tetap harus ada upaya “jemput bola” yang masif, mencari hingga ke akar permasalahan yang sering terjadi masyarakat, kaitannya dengan perempuan dan anak. Terutama masalah kekerasan terhadap anak.

“Ke depan, saya mau lihat dulu Perda (Perda soal keluarga, anak dan perempuan) yang ada bagaimana. Nah evaluasi dulu dari situ. apanya yang kurang, atau apa yang perlu di-back up. Inysa Allah dengan tupoksi anggota dewan itu bisa kita selesaikan,” sambungnya.

Mengenai predikat Kota Bekasi Layak Anak, Eka menyatakan itu sebuah pencapaian yang bagus.

“Predikatnya oke. Tapi “Layak Anak”-nya itu sendiri belum menyeluruh,” tukasnya.

Oleh karena itu ia kembali menekankan bahwa upaya preventif harus seiring sejalan dengan upaya kuratif dan rehabilitatif. (anr)

Be the first to comment on "Emak-emak Pendaki ini Kembali Turun Gunung di Parlemen Kota Bekasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: