fbpx

Walikota Gusur Pemukiman Basis PDIP di Jakasampurna

BEKASIMEDIA.COM – Setelah bertahun-tahun dibiarkan, Pemkot Bekasi akhirnya menggusur ratusan bangunan di wilayah RT 01 RW 11 Jalan Bougenville Raya Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Kamis (25/7/2019).

Ratusan Satpol PP Kota Bekasi dikerahkan bersama Kepolisian dan TNI. Warga setempat sempat menolak dan menutup akses jalan. Di lokasi tersebut juga ada markas salah satu ormas pemuda. Namun apa daya, kekuatan warga tak kuasa menahan masuknya petugas.

Warga mengecam tindakan Walikota Bekasi karena merasa belum mendapatkan sosialisasi.

“Kami menolak keras. Ini Walikota Bekasi gak beres. Kok tanpa sosialisasi,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Warga Jakasampurna lainnya, Yoga menyebutkan daerah itu adalah basis massanya PDI Perjuangan. “Ini daerah basis massa PDIP. Setiap pemilu pasti PDIP yang menang disini. Aneh juga kok walikota gak sosialisasi dulu,” kata Yoga menimpali.

Sementara itu, ada juga warga lain yang mendukung penggusuran ini. “Memang bangunan liar. Tapi dipelihara, dibiarin sampai banyak bangunan permanen,” kata Setyo, warga Kampung Dua Jakasampurna.

“Disitu banyak anjing. Banyak banget kayak diternak. Syukurlah kalau illegal terus digusur. Kadang anjingnya dijejerin. Ganggu warga jadi serem kalau jalan kaki lewat situ,” ungkap Yanti warga Perumnas Bekasi.

Alasan penggusuran ini karena bangunan yang ditempati warga merupakan tanah milik negara, yakni aset Kementerian PUPR. Dalam keterangan persnya, Pemerintah Kota Bekasi melakukan pengusuran atas dasar surat dari Sekretariat Jendral Kementerian PUPR. Bangunan itu melanggar perizinan atau tidak memilik surat hak milik tanah dikarenakan berdiri diatas tanah negara. (ss)

Be the first to comment on "Walikota Gusur Pemukiman Basis PDIP di Jakasampurna"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: