fbpx

Ketua DPRD Sudah Ingatkan Walikota Bekasi Menggusur dengan Persuasif, Tapi..

BEKASIMEDIA.COM – Politisi senior PDIP yang menjadi Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai, ternyata sudah mengingatkan Walikota Rahmat Effendi agar melakukan penggusuran dengan cara  persuasif di Jalan Bougenvile Raya, RT 01/11 Jakasampurna Bekasi Barat.

Kepada awak media, Tumai menjelaskan telah mengirimkan surat tertulis dan meminta walikota lebih persuasif untuk menjaga kondusifitas. Ia juga meminta walikota musyawarah terlebih dahulu dengan warga yang akan digusur.

Namun demikian, yang terjadi dilapangan cukup mencekam. Warga yang dibantu sejumlah mahasiswa dari PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia)  memblokade jalan. Bentrokan tak terhindarkan. Sejumlah mahasiswa terkena bogem mentah dari petugas Pol PP. Salah satunya Zainudin (25) yang mengalami luka serius di bagian wajah.

Pihak Satpol PP beralasan, Zainudin telah memprovokasi dengan melempar batu ke arah petugas. Saat ini proses pemeriksaan sedang berlangsung di Polretro Bekasi Kota.

Sekedar diketahui, tanah yang ditempati 57 KK tersebut merupakan milik negara, yakni aset Kementerian PUPR.  Dalam keterangan persnya, Pemerintah Kota Bekasi melakukan pengusuran atas dasar surat dari Sekretariat Jendral Kementerian PUPR. Bangunan itu melanggar perizinan atau tidak memilik surat hak milik tanah dikarenakan berdiri diatas tanah negara.

Sementara itu, salah satu warga setempat berharap ada pembelaan dari pihak DPRD dan Wakil Walikota Bekasi. “Ketua DPRD kan dari PDIP, wakil walikota juga sekarang ketua PDIP. Nah kita disini pilih PDIP terus. Boleh tanya orang Jakasampurna. Masa gak dibelain,” ungkap seorang warga korban penggusuran yang tak mau menyebutkan namanya. (*)

Be the first to comment on "Ketua DPRD Sudah Ingatkan Walikota Bekasi Menggusur dengan Persuasif, Tapi.."

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: