fbpx

Manfaat Pendidikan Anak Usia Dini

Oleh: Cynthia Putri (Mahasiswi London School of Public Relations)

Sudahkah para orangtua memahami tujuan utama memberikan si kecil Pendidikan anak usia dini?

Orangtua harus memahami bahwa memberikan pendidikan bagi anak usia dini merupakan investasi yang sangat besar bagi keluarga dan bangsa, Hal ini dikarenakan anak-anak adalah generasi penerus bagi bangsa ini.

Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Undang – Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), menunjukkan keberadaan pendidikan usia dini diakui secara sah. Hal ini terkandung dalam bagian tujuh Pasal 28 ayat 1-6, bahwa Pendidikan anak usia dini diarahkan pada Pendidikan pra-sekolah yaitu anak usia 0-6 tahun.

Pada UU No. 20 tahun 2003 menyatakan bahwa Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditunjukan kepada anak sejak 0 – 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan Pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasukin Pendidikan lebih lanjut.

Memperkenalkan dunia pendidikan bagi anak secara dini diharuskan dengan memberikan situasi dan kondisi yang memberikan rasa bahagia dan menyenangkan bagi anak – anak.

Menurut Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi yang biasa disapa Prof. Reni, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI), kegiatan di Pre-school dapat memberikan rangsangan dan memiliki fungsi utama untuk mengembangkan semua aspek perkembangan anak, meliputi perkembangan kognitif, bahasa, fisik (motorik kasar dan halus), sosial dan emosional. berikut ini penjelasan berbagai manfaat yang akan dirasakan oleh si Kecil setelah mendapatkan pendidikan di playgroup atau TK berikut.

Manfaat Pendidikan Anak Bagi Si Kecil:

Mempersiapkan anak bagi perkembangan selanjutnya dalam belajar. Pembelajaran anak usia dini dapat dijadikan sebagai wahana mempersiapkan anak untuk menjalani tahap perkembangan selanjutnya.

Yang dipelajari anak pada usia dini diharapkan dapatdimanfaatkan bagi pembelajaran tahap selanjutnya

Playgroup atau TK adalah kesempatan bagi anak untuk mengalami lingkungan yang terstruktur. Melakukan kegiatan bersama guru dan teman-teman sebayanya berdampak positif untuk mereka dengan cara dapat mengikuti instruksi yang sedang guru sampaikan, dan bergiliran memainkan alat musik. 

Pendidikan yang dimulai sejak dini sangat bermanfaat untuk anak. Usia dini merupakan usia emas bagi anak untuk dengan mudah menyerap segala informasi yang diterima melalui semua inderanya.

Dapat menumbuhkan kreativitas dan imajinasi bagi anak. Lembaga-lembaga penyedia pendidikan anak usia dini merupakan tempat yang tepat untuk memfasilitasi kebutuhan si Anak. Selain mempelajari berbagai keterampilan dasar untuk membaca dan menulis, si Anak juga akan mendapatkan banyak rangsangan yang akan memancing imajinasi dan kreativitasnya.

Prof. Reni mengingatkan, pendidikan karakter memang sebaiknya dimulai sejak dini. Melalui pendidikan anak usia dini, si Anak akan mendapatkan berbagai contoh dan kegiatan positif yang akan ia ingat dan praktikkan dalam kehidupannya. Kegiatan positif yang dipilih di dalam playgroup dapat membentuk dasar kepribadian anak.

Pada fase golden years, otak anak mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pengalaman yang didapat si anak di periode ini turut membentuk kepribadiannya dan akan memengaruhi sosoknya hingga kelak ia dewasa.

Orangtua pasti sudah memahami manfaat pendidikan bagi si Anak. Jangan ragu lagi untuk memilih sekolah yang sesuai kebutuhannya, dan jangan lupa pastikan pembelajaran yang ia dapat di Pre-School selaras dengan yang diajarkan di rumah.

Meskipun pendidikan anak usia dini berpengaruh penting bagi perkembangan si Anak. Namun, peran kedua orangtua sebagai pendidik adalah yang paling utama.

Selanjutnya, “Sekolah seperti apa yang harus kita pilih untuk si Anak ?”

Tips bagi orang tua dalam memilih sekolah untuk anak usia dini :

Memperhatikan Visi dan Misi Pengasuhan

Pastikan anda sebagai orangtua telah memiliki visi dan misi pengasuhan.
Visi dan misi pengasuhan yang dimiliki, kemudian dapat menjadi pedoman utama saat memilih sekolah. Orang tua yang focus pada anak untuk belajar berbahasa asing atau tajam di bidang akademis sebaiknya memilih sekolah yang sejalan dengan visi dan misinya.

Pilihlah Sekolah Yang Bersedia Menjadi Mitra Tumbuh Kembang Buah Hati

Penting bagi kedua orangtua untuk memastikan bahwa sekolah yang dipilih adalah sekolah yang menempatkan diri sebagai mitra, bukan pengambil ahli tanggung jawab pengasuhan. Pastikan sekolah dapat menjadi pendamping dalam tumbuh kembang anak.

Pikirkan Jarak Tempuh Yang Dilalui

Memilih sekolah yang memiliki lokasi strategis dan tidak terlalu jauh dari rumah. Sekiranya waktu tempuh yang ideal ke sekolah sebaiknya kurang dari 15 menit, demi menghindari kemungkinan anak telat datang ke sekolah. Selain itu, jarak tempuh yang lebih pendek juga dapat menghemat waktu dan juga biaya yang harus dikeluarkan.

Cek Keamanan Dan Kebersihan Fasilitas Sekolah

Sebaik apapun metode kurikulum yang diterapkan, semua akan sia-sia jika lingkungannya tidak aman. Cek dan perhatikan lingkungan yang ada disekeliling sekolah. Dan perhatikan pula toilet atau sudut-sudut ruangan apakah terjamin kebersihannya.

Lingkungan Sosial Yang Kondusif

Merupakan pola interaksi yang terjadi dalam proses pembelajaran. Interaksi anak dengan temannya, anak dengan guru, anak dengan sumber belajar dan nilai sebagainya.

Dalam hal ini kita bisa melihat lingkungan social yang baik memungkinkan adanya interaksi proposional antara anak dan temannya di dalam proses pembelajaran.

Sumber Tulisan :

Kementrian Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia, Memahami Pendidikan Anak Usia Dini, March 30th, 2016. 
How Maximazing Child Pontential, Angga Pebria, PT Elex Media Komputindo.
6 Hal Penting Pendidikan Anak Usia Dini dan Menurut Para Ahli, by Alia an dhiva, 20thDec 2016.
Manajemen Pendidikan Usia Dini, Filosofi-Konsep-Prinsip-Aplikasi, Prof.Dr.H. Sutaryat Triamansyah, Pusaka Setia Bandung.

Be the first to comment on "Manfaat Pendidikan Anak Usia Dini"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: