fbpx

MUI: Harusnya Eko Patrio Memberi Teladan Baik

eko patrio garbiFoto: Instagram

BEKASIMEDIA.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkritik penampilan Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Patrio di program “Sahurnya Pesbukers” dan “Pesbukers Ramadhan” yang tayang di saluran televisi ANTV.

“Eko adalah juga pejabat publik. Dua periode anggata DPR dan terpilih kembali pemilu ini, serta Ketua DPW PAN DKI Jakarta. Sepatutnya memberi teladan baik pada publik” ungkap Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi dalam rilisnya kepada bekasimedia.com, Rabu (29/5/2019).

Eko Patrio tampil secara reguler dalam tayangan televisi tersebut. MUI memberikan salah satu contoh adegan yang menampilkan Eko Patrio yang terlibat dalam dialong saling menghina.

Misalnya, kata KH Masduki Baidlowi, dialog antara Aziz dan Eko Patrio. Aziz bilang, “Kaya tapi budeg mending gue.” Eko menimpali, “Dari pada lu, jelek gagap.” Eko pada kesempatan lain menyatakan ungkapan yang merendahkan wanita, “Wanita mah gampang, tinggal bilang ah ah (sambal menepuk nepuk kantong saku bagian belakang).”

Ramadhan tahun lalu, dua program ini termasuk lima program yang MUI rekomendasikan untuk dihentikan tayangannya, karena kontennya yang buruk, apalagi untuk bulan Ramadhan. Ternyata Ramadhan tahun ini tetap tayang, dan tanpa perubahan isi secara signifikan.

Tiga program TV Ramadhan lainnya adalah Ramadhan di Rumah Uya (Trans 7), Brownis Sahur (Trans TV) dan Ngabuburit Happy (Trans TV), yang MUI sarankan untuk berhenti pada Ramadhan 2018, “tahun 2019 ini sudah tidak tayang lagi. Tapi Sahurnya Pesbuker dan Pesbukers Ramadhan masih tayang Ramadhan 2019 ini, dan tetap dengan gaya konten yang tidak patut,” ujar KH Masduki Baidlowi.

 

Bekasimedia.com mencoba menghubungi Eko Patrio yang juga Pembina Ormas GARBI ini melalui nomor telepon selulernya, namun belum mendapatkan tanggapan. (ss)

 

Be the first to comment on "MUI: Harusnya Eko Patrio Memberi Teladan Baik"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: