fbpx

Mahasiswa Menantang Capres, Ini Isi Tantangannya!

BEKASIMEDIA.COM – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Seluruh Indonesia mengadakan Aksi Nasional yang bertepatan dengan berakhirnya masa kampanye bagi masing-masing Capres dan Cawapres. Aksi kali ini di laksanakan di depan Hotel Sultan Jakarta, Sabtu (13/4/2019), dihadiri lebih dari 38 kampus dari seluruh Indonesia.

Dimulai dengan aksi longmarch dari seberang gedung Polda Metro Jaya Jakarta Pusat menuju Hotel Sultan Jakarta pada pukul 16.15 WIB. Massa aksi dipimpin langsung oleh Koordinator Pusat Aliansi BEM Seluruh Indonesia, M. Nurdiansyah.

Ada 5 tuntuntan yang dibawa mahasiswa dan tersusun dalam naskah “Indonesianya Rakyat”. Adapun isi dari naskah tuntutan tersebut yakni:

1. Mendesak presiden terpilih untuk menyelesaikan kasus penyerangan Novel Baswedan dalam 100 hari kerja.

2. Mendesak presiden terpilih untuk mendorong terselenggaranya pengadilan HAM sebagai upaya menyelesaikan kasus HAM berat masa lalu sesuai UU No. 26 tahun 2000 dalam 2 tahun masa kerja.

3. Mendesak presiden terpilih untuk memperkuat ekonomi rakyat dengan menurunkan angka kemiskinan dibawah 5.7% dari jumlah penduduk selama 5 tahun masa jabatan.

4. Mendesak presiden terpilih untuk menjamin kesejahteraan petani dan nelayan, serta menyelesaikan segala bentuk konflik agraria.

5. Mendesak presiden terpilih untuk menjamin kesejahteraan guru dengan memisahkan tunjangan dan gaji pendidik dari anggaran 20% dari APBN pendidikan. Serta mengancam segala bentuk liberalisasi pendidikan tinggi.

Penyampaian orasi terkait 5 tuntutan yang dibawa oleh berbagai kampus yang tergabung, digaungkan selama massa aksi menuju titik lokasi. Pukul 17.49 WIB massa aksi terus menunggu kehadiran Capres dan Cawapres yang sebelumnya telah diundang untuk turut hadir pada dialog terbuka pada Aksi Nasional kali ini.

Sembari menunggu, pukul 18.08 WIB bersamaan dengan dikumandangkan nya adzan maghrib, mahasiswa istirahat sejenak yang kemudian dilanjut dengan menunaikan ibadah shalat maghrib berjama’ah di bahu jalan.

Pukul 18.45 WIB pembacaan deklarasi oleh Koordinator Pusat BEM SI, M. Nurdiansyah. Hingga pukul 18.50 WIB para Capres dan Cawapres masih tak kunjung datang.

Koordinator media BEM SI, Ghozi Basyir Amirullah menyatakan mahasiswa tentu merasa kecewa, namun mahasiswa memberikan waktu sampai pada pemilu yakni 17 April 2019 untuk menandatangani narasi “Indonesianya Rakyat”.

Kepada penyelenggara pemilu, BEM SI meminta agar KPU maupun Bawaslu menjaga kondusifitas pemilu 2019. Aksi dibubarkan tepat pada pukul 18.58 WIB. (eas)

Be the first to comment on "Mahasiswa Menantang Capres, Ini Isi Tantangannya!"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: