fbpx

Dongeng Religi Bisa Jadi Model Pembelajaran di Kelas

BEKASIMEDIA.COM – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Nagarakasih, Kersanagara, Cibeureum,
kota Tasikmalaya, Ahmad Komaruddin, M.Pd menyatakan dongeng religi bisa menjadi model pembelajaran karena karakter berceritanya yang bisa diterima pelajar serta tak monoton.

“Kegiatan dongeng religi ini sangat bagus karena bisa diserap dan manfaatnya dalam rangka membangun empati dan perilaku sosial pelajar, apalagi saya liat ada gerakan sosial yakni penggalangan donasi untuk rakyat Palestina,” ujarnya kepada bekasimedia.com, Kamis, (11/4/2019) usai menghadiri acara dongeng ceria dan Inspiratif yang diselenggarakan Komite Nasional Rakyat Indonesia pada (KNRP) Tasikmalaya.

Komarudin berharap ada pengaruh signifikan terhadap perubahan perilaku sosial pada pelajar yang mengikuti dongeng religi. Ia juga berharap kegiatan positif ini bisa berkesinambungan.

“Dan memang agama juga menganjurkan kita untuk bershodaqah, berinfaq di antaranya dengan cara berdonasi ini. Saya juga sangat berterima kasih dengan kru dongeng religi ini karena sudah berinisiatif menyelenggarakan acara positif ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut Komarudin mengatakan berdakwah lewat dongeng dinilainya cukup efektif bagi generasi milenial, asal tidak mengurangi bobot nilai-nilai dakwahnya. Artinya dongeng hanya sebagai media atau salah satu cara berdakwah Yang asyik.

“Saya perhatikan anak-anak cukup asyik dan interaktif dengan penyampaian lewat dongeng ini, mereka cukup antusias, lebih cair dan tidak monoton dan ini bisa menjadi model pembelajaran,” terangnya.

Yang siswa dapatkan, kata Ahmad bukan hanya dongengnya saja, melainkan ada muatan nilai-nilai Islam di dalamnya. (dns)

Be the first to comment on "Dongeng Religi Bisa Jadi Model Pembelajaran di Kelas"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: