fbpx

Dakwah Lewat Dongeng Efektif Sasar Generasi Milenial

BEKASIMEDIA.COM – Nissa Nabila dan Aliya, santri kelas 11 aliyah pondok pesantren Jabal Thoriq, Tasikmalaya menceritakan pengalaman pertamanya mendengarkan dongeng ceria yang diberi sentuhan muhasabah diri, baginya merupakan hal yang terbilang baru dan menarik.

Hal itu mereka katakan usai menghadiri acara Dongeng Ceria Inspiratif yang digelar Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) Tasikmalaya bekerjasama dengan Delta Tiga Pro bertema “Kembalikan Masjidku, Kembalikan Palestinaku” di komplek Pondok Pesantren Jabal Thoriq, Desa Cirando, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (10/4/2019).

“Kalau tausiyah karena kita di pesantren sudah sering mendengarkan, tapi kalo dongeng baru pertama kali jadi menurut saya itu unik menyampaikan pesan dakwah lewat dongeng. Dapat juga seni nya gak cuma dakwahnya aja, serta lebih mudah dipahami oleh audiens dan saya pikir cukup efektif,” ujarnya kepada bekasimedia.com

Sementara Aliya, teman sekelasnya yang duduk di kelas 11 juga menyatakan hal yang sama baru pertama kali menyaksikan penyampaian dakwah lewat bercerita atau dongeng. Ia mengatakan metode dakwah lewat cerita dongeng mampu menambah kesadaran dirinya bahwa ada dibelahan bumi palestina sana ada saudara kita yang lebih disakiti. “ternyata ada saudara kita yang lebih tersakiti di Palestina. Saya jadi tersadarkan dan lebih sayang lagi kepada ibu, sementara anak anak disana tumbuh dan besar ada yang tanpa orangtuanya,” terangnya.

Baik Nissa maupun Aliya merasa metode dakwah lewat bercerita ini perlu sekali dikembangkan. Ia menilai ceramah ceramah para ustadz sekarang terkadang lebih monoton dan formal, banyak materi yang disampaikan tetapi kita sudah sering dapat.

Adapun dakwah lewat dongeng seperti ini audiens meskipun diajak santai namun ilmu tetap dapat dan lebih cair tidak tegang apalagi monoton. (dns)

Be the first to comment on "Dakwah Lewat Dongeng Efektif Sasar Generasi Milenial"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: